Sekolah Sebagai Institusi: Fungsi, Jenis Dan Masa Depannya

Pada hakikatnya institusi bisa diartikan sebagai suatu lembaga atau badan yang tujuannya melakukan suatu penyelidikan keilmuan atau melakukan suatu usaha. Sejalan dengan definisi tersebut, sekolah yang berkaitan erat dengan penyelenggaraan keilmuan, bisa menjadi topik bahasan yang menarik untuk digali lebih dalam, misalnya, pengertiannya, contoh-contohnya dan juga komparasi yang mungkin ada di lapangan.

Pengertian Sekolah Institusi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, sekolah sendiri berarti bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar, serta tempat menerima dan memberi pelajaran. Sedangkan institusi sesuai keterangan sebelumnya merupakan lembaga yang didirikan dengan tujuan tertentu, yang salah satunya adalah pendidikan.

Dengan demikian, sekolah bisa dikatakan cukup identik dengan frasa institusi, yang berarti sekolah adalah sebuah institusi pendidikan dengan tujuan spesifik, tanpa terbatas akan jenis-jenisnya.

Fungsi Sekolah Institusi

Selain sebagai lembaga yang berperan sebagai penyedia layanan pendidikan, institusi sekolah diharapkan tidak hanya memberikan pembekalan ketrampilan di bidang akademik, tapi juga memiliki beberapa fungsi yang lebih strategis seperti:

  • Pembentukan karakter. Disini para siswa didik diharapkan bisa terbentuk moral dan budi pekertinya..
  • Pembekalan kemampuan dasar. Diluar kemampuan akademik, kemampuan dasar untuk bisa bersosialisasi di tengah masyarakat juga wajib ditanamkan ke para peserta didik.
  • Penyedia angkatan kerja. Tidak bisa dipungkiri kalau institusi sekolah adalah lembaga yang paling umum dan banyak dalam memasok kebutuhan pekerja pada dunia industri dan juga dunia kerja.
  • Tempat mereplikasi nilai budaya. Nilai, norma dan adat-istiadat khas Indonesia seperti murah senyum, sopan kepada yang lebih tua dan gotong royong adalah budaya yang secara tidak langsung ditularkan oleh para pendidik kepada para peserta didik dalam perilaku sehari-hari.

Jenis Institusi Pendidikan

Contoh institusi sekolah yang bisa ditemui di sekitar kita adalah:

1. Pendidikan Dasar

  • Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  • Taman Kanak-kanak
  • Sekolah Dasar
  • Madrasah Ibtidaiyah

2. Pendidikan Menengah

  • Sekolah Menengah Pertama
  • Sekolah Menengah Atas
  • Sekolah Menengah Kejuruan: Bidang Teknologi dan Rekayasa, Bidang Energi dan Pertambangan, Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, Bidang Kesehatan dan Pekerjaan Sosial, Bidang Agro Bisnis/Teknologi, Bidang Bisnis dan Management, Bidang Kemaritiman, Bidang Pariwisata, Bidang Seni dan Industri Kreatif, dan seterusnya
  • Madrasah Tsanawiyah
  • Madrasah Aliyah

3. Pendidikan Tinggi

  • Universitas
  • Akademi
  • Institut
  • Politeknik
  • Sekolah Tinggi

4. Pendidikan Lainnya

  • Kursus
  • Badan Pendidikan dan Pelatihan
  • Sanggar
  • Kelompok Belajar
  • Kepanduan

Masa Depan Institusi Sekolah

Di era digital yang kian masif seperti sekarang dan adanya pandemi Covid-19, dunia pendidikan pun secara perlahan bertransformasi. Saat institusi tradisional yang masih mengandalkan ruang kelas dan sesi tatap muka mulai termakan zaman, maka beda ceritanya lembaga-lembaga yang sudah menerapkan e-learning dan digital education.

Hal ini terlihat dari produk-produk kekinian yang terlahir dari ranah digital seperti:

  • Online learning. Pengajaran yang diselenggarakan secara jarak jauh dan menggunakan perangkat telekomunikasi.
  • Video Education. Pelatihan dengan memanfaatkan rekaman audio visual dan bisa direpetisi dan diduplikasi.
  • Live training/mentoring. Tata cara pembelajaran dengan memanfaatkan media sosial seperti youtube, tiktok dan live instagram.
  • E-textbook. Buku digital yang bisa menjadi sarana pembelajaran one-to-many.
  • Virtual reality. Cara belajar dengan memanfaatkan teknologi visual tingkat tinggi dengan menghadirkan lingkungan senyata mungkin, contohnya adalah pelatihan pilot.
  • Augmented reality. Pelatihan yang seolah-olah menempatkan peserta didik ada di situasi yang sangat mirip dengan peristiwa aslinya, contoh simulasi astronot dan pelatihan pembedahan calon dokter.

Selain contoh diatas, masih terbuka lebar kemungkinan untuk pengembangan institusi sekolah ke ranah yang makin digital. Tentu saja seluruhnya masih sangat bergantung kepada prasarana mumpuni seperti tersedia konektivitas internet 5G yang merata di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga:  Neraca Ohauss: Pengertian, Bagian, Fungsi, Jenis dan Cara Penggunaan
Bagikan Postingan:

Leave a Comment