Apa Itu Saklar : Pengertian, Fungsi, Simbol, Jenis

Pengertian Saklar

Fungsi saklar bisa dibilang cukup penting dalam setiap rangkaian atau perangkat elektro. Saklar atau sakelar adalah sebuah perangkat yang dipergunakan sebagai alat untuk memutus jaringan listrik, atau untuk menghubungkannya.

Jadi, saklar intinya ialah alat penyambung atau pemutus sirkulasi listrik. Secara sederhana, saklar ialah perangkat mekanik yang terdiri dua atau lebih terminal yang terhubung secara internal ke bilah atau kontak logam yang bisa dibuka serta ditutup oleh penggunanya.

Fungsi saklar yang paling utama tentu saja dapat menyambungkan listrik serta terminal menggunakan perangkat elektro dan  sebaliknya. Seiring penggunaan teknologi yang semakin berkembang, saklar yang kita gunakan waktu ini pula memiliki bentuk serta desain yang beragam.

Fungsi dan Cara Kerja Saklar

Selain untuk memutuskan ataupun menyambung arus listrik di sebuah rangkaian listrik, saklar juga mempunyai beberapa fungsi lainnya, yaitu :

  • Saklar berperan sebagai tombol power atau tombol on / off.
  • Sebagai tombol pemindah channel, contohnya dipergunakan di TV maupun
  • Saklar berfungsi sebagai tombol volume
  • Saklar berfungsi sebagai alat pengatur band (gelombang).
Saklar : Pengertian, Fungsi, Simbol, Jenis
                                                           

pada umumnya, saklar lampu bekerja menggunakan prinsip seperti tuas atau pegas. Adapun cara kerja saklar lampu, sebagai berikut :

  • Pada saat posisi saklar off, maka plat penghubung yang terdapat pada saklar lampu akan terlepas dari terminal titik hubung.
  • Karena tuas penghubung terlepas, maka arus listrik pada rangkaian pun akan menjadi terputus.
  • Jika saklar listrik pada keadaan on, maka plat akan menyambung pada terminal titik hubung.
  • Kemudian hal tersebut akan mengakibatkan arus listrik menjadi mengalir ke pada rangkaian.
  • Ketika arus listrik pada saklar lampu terhubung, maka secara otomatis lampu akan menyala.

Gambar dan Simbol Saklar

Saklar : Pengertian, Fungsi, Simbol, JenisBerdasarkan gambar saklar di atas, maka dapat dilihat jenis-jenis saklar lampu lengkap dengan simbol serta cara kerjanya. Jenis-jenis saklar lampu antara lain :

  1. Saklar Tunggal
  2. Saklar Ganda
  3. Saklar Deret (Seri)
  4. Saklar Tukar
Baca Juga:  Cara Membaca Kode Warna Resistor yang Benar

Mengetahui cara kerja dari beragam bentuk jenis-jenis saklar dan gambar simbol-simbol saklar lampu adalah hal yang wajib  diketahui. Sebab, hal tersebut akan berguna ketika akan memakai saklar, agar sesuai dengan kebutuhan lampu yang diharapkan.

Bagian-bagian Saklar

Supaya bisa mengetahui bagaimana cara memasang saklar lampu, tentu sebelumnya juga perlu mengenali komponen penyusunnya. Saklar listrik tidak hanya terdiri berasal tombol on atau pun off saja, terdapat beberapa komponen yang perlu diketahui.

Saklar : Pengertian, Fungsi, Simbol, Jenis

Macam-macam Saklar

Secara umum, saklar dibuat dari kepingan logam sebanyak 2 butir yang ditempatkan bersama dalam sebuah rangkaian.

Model saklar listrik yang umum  ditemukan sehari-hari merupakan saklar yang digunakan sebagai pengontrol on/off lampu.

Selain saklar lampu, masih ada berbagai macam saklar listrik yang lainnya. Berikut macam-macam saklar listrik:

Saklar : Pengertian, Fungsi, Simbol, Jenis

  1. Push Button

Saklar push button adalah jenis saklar listrik yang paling umum ditemukan. Hal ini karena saklar push button mampu dibilang terbanyak dalam digunakan para masyarakat.

Cara kerja saklar listrik jenis push button cukup sederhana, yakni hanya ditekan, maka saklar push button akan berfungsi sebagai penghubung atau pemutus alat dengan aliran listrik.

 

  1. Saklar Toggle

Saklar toggle artinya jenis saklar listrik yang dioperasikan dengan cara menggerakkan tuas. Pada umumnya saklar toggle memiliki ukuran yang sangat kecil.

Oleh karenanya, penggunaan saklar toggle biasanya hanya ditemukan pada perangkat elektronik. Jadi fungsi dari saklar toggle didesain khusus sebagai pengatur on/off alat elektronika, bukan untuk lampu ataupun mesin yang memang cenderung biasa memakai jenis saklar dengan berukuran besar.

  1. Saklar Mekanik

Jenis saklar listrik yang satu ini mampu disebut sebagai saklar otomatis. Hal ini dikarenakan, fungsi saklar mekanik memang dapat berpindah berasal posisi ON ke OFF secara otomatis.

Baca Juga:  Bolehkah AC Bocor Dinyalakan? Berikut Penjelasan dan Bahayanya

Contoh pengaplikasian saklar mekanik merupakan seperti saklar yang dipergunakan pada rice cooker, magic com, serta lain alat elektronik yang sebagainya.

  1. Saklar Selector Switch (SS)

Cara kerja saklar SS pada umumnya memakai metode pengoperasian yang dilakukan menggunakan cara diputar. Jadi, ada beberapa strata operasi yang umumnya ada pada jenis saklar selector switch.

Contoh perangkat lunak asal saklar selector switch yakni digunakan di lampu dimmer, mesin cuci dan  lain sebagainya

  1. Saklar Limit Switch (LS)

Jenis saklar LS umumnya ditandai dengan adanya alat yang menyerupai tuas. Dimana tuas yang ada pada saklar LS berfungsi menjadi plunger yang menghasilkan saklar sebagai ON maupun OFF.

Penggolongan Saklar

Saklar listrik dapat digolongkan menjadi beberapa, misal berdasarkan jumlah kontak atau kondisi yang dimilikinya. Jumlah hubungan yang dimiliki biasa disebut dengan istilah ‘Pole’, atau banyaknya kontak yang dimiliki oleh sebuah saklar, dan  ‘Throw’, yang berarti banyaknya syarat yang dimiliki sebuah saklar. Contoh jenis saklar listrik yang digolongkan sesuai Pole dan  Throw :

  1. SPST (Single Pole Single Throw)

SPST (Single Pole Single Throw) artinya saklar On/Off yang paling sederhana dengan hanya mempunyai dua terminal. Misalnya, saklar on/off pada lampu

  1. SPDT (Single Pole Double Throw)

SPDT (Single Pole Double Throw) adalah golongan saklar yang memiliki tiga terminal. Jenis saklar ini dapat dipergunakan menjadi saklar pemilih. Contohnya, saklar pemilih tegangan input adaptor yaitu 110 V atau 220 V.

  1. DPST (Double Pole Single Throw)

DPST (Double pole Single Throw) yaitu saklar yang mempunyai 4 terminal. Golongan saklar ini mampu diartikan menjadi dua saklar SPST yang dikendalikan pada satu prosedur.

  1. DPDT (Double Pole Double Throw)

DPDT (Double Pole Double Throw) merupakan golongan saklar yang memiliki 6 terminal. DPDT bisa diartikan menjadi dua saklar SPDT yang dikendalikan dalam satu mekanisme.

  1. SP6T (Single Pole Six Throw)

SP6T (Single Pole Six Throw) yaitu saklar yang mempunyai 7 terminal dan  pada umumnya berfungsi menjadi saklar pemilih. Jenis saklar ini banyak ditemui pada rangkaian adaptor yang dapat menentukan berbagai tegangan hasil.

Baca Juga:  Contoh Gambar Jaring Jaring Kubus dan Sayapnya

Kesimpulan

Saklar artinya alat yang berfungsi sebagai pemutus atau penghubung arus listrik pada perangkat, saklar listrik juga familier menggunakan istilah switch.

Pembahasan mengenai saklar listrik yang lengkap mulai asal pengertian, fungsi, gambar, simbol, cara kerja dan banyak sekali macam jenis saklar lampu yang dapat diketahui dapat berguna ketika akan memakai saklar, agar sesuai dengan kebutuhan alat/beban listrik yang diharapkan.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment