Satuan Waktu: Pengertian, Sejarah dan Contohnya Yang Perlu Diketahui

Istilah dari satuan waktu mungkin sudah tidak asing lagi di telinga, tetapi sebagian besar dari Anda mungkin masih belum begitu memahami pengertiannya. Oleh sebab itulah, sangat penting apabila menyimak pembahasan pada artikel ini hingga selesai.

Seperti sudah diketahui bahwa dalam kehidupan sehari-hari, kehidupan manusia tidak bisa dilepaskan dari waktu. Terlebih lagi terdapat istilah waktu adalah uang, maka manusia harus menggunakannya dengan baik dan maksimal.

Untuk membantu melakukan pengukuran waktu tersebut, maka terdapat satuan ukur waktu. Keberadaannya sendiri pasti sudah pernah ditemukan di dalam pembelajaran matematika di kelas 3 SD, tetapi sebagian besar dari Anda mungkin bingung bagaimana pengertiannya.

Pengertian Satuan Waktu

Pengertian Satuan Waktu

Sebelum memahami lebih jauh, maka penting agar mengetahui pengertian satuan waktu. Di dalam cabang ilmu matematika, waktu merupakan serangkaian peristiwa yang akan berlangsung secara berkelanjutan dan terus menerus secara berurutan, mulai dari masa lalu, masa kini hingga masa depan.

Keberadaan dari waktu sendiri dapat digunakan buat mengukur, membandingkan durasi peristiwa atau interval di antara mereka dan bahkan dapat menjadi urutan peristiwa. Jadi apa pengertian dari satuan pada waktu tersebut?

Satuan waktu adalah satuan dasar yang bisa digunakan untuk menandai suatu kerangka waktu tertentu. Sedangkan di dalam sistem internasional atau SI satuan ini adalah detik atau second. Adapun simbolnya adalah s atau sec.

Bukan hanya bisa menggunakan satuan dasar detik atau s tersebut, waktu juga dapat diukur dengan menggunakan satuan baku seperti jam, menit, hari, minggu, bulan, tahun, abad dan lain sebagainya. Adapun contoh satuan waktu dalam SI adalah dapat Anda lihat melalui sebuah jam dinding ataupun jam analog.

Apabila merujuk pada sistem metrik SI, maka satuan pengukuran waktu sendiri dibedakan menjadi dua yakni waktu baku dan tidak baku. Untuk satuan waktu baku adalah satuan dengan pengukuran waktu yang hasilnya selalu tetap seperti detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun dan lainnya.

Baca Juga:  Pengertian Sistem Bilangan Desimal dan Cara Konversi Bilangan Desimal.

Sedangkan satuan tidak baku adalah proses pengukuran berat dimana hasilnya berbeda alias tidak tetap. Adapun contoh satuan waktu tidak baku adalah posisi matahari, jam pasir, tepukan tangan, jentikan jari, 1 hentakan kaki dan lain sebagainya.

Alat Ukur Waktu

Setelah mengetahui pengertian dari satuan pengukuran waktu di atas, maka berikutnya memahami alat ukur yang digunakan untuk menghitung waktu. Alat ukur tersebut adalah jam yang mempunyai satuan jam, menit serta detik.

Pada sebuah jam, pastinya Anda bisa melihat bahwa terdapat 3 jarum yang bisa menunjukkan 3 satuan berbeda. Berikut jenis jenis satuan pada jam lengkapnya:

Jarum pendek

Merupakan sebuah jarum pada jam yang bisa menunjukkan satuan jam. Adapun pergeseran dari satu angka ke angka lainnya akan memakan waktu hingga 1 jam.

Jarum Panjang

Merupakan sebuah jarum yang akan menunjukkan satuan menit. Untuk pergeseran dari satu titik ke titik lainnya adalah 1 menit.

Jarum Halus

Terakhir adalah jarum halus menunjukkan satuan detik dan setiap pergeserannya ke titik lain akan memakan waktu 1 detik.

Sejarah Singkat dan Jam dan Menit

Dari penjelasan di atas, maka jam merupakan satuan waktu yang dibutuhkan oleh jarum panjang pada sebuah arloji untuk bergerak pada satu lingkaran secara penuh. Di dalam bahasa Inggris, jam adalah hour yang berasal dari bahasa Perancis Kuno Hore.

Adapun makna dari kata tersebut adalah seperdua belas hari dengan akarnya dari bahasa latin hora yakni jam atau musim dan yunani hora berarti musim. Jam sendiri adalah satuan waktu dimana secara konvensional dianggap berlangsung 1/24 hari.

Untuk konsep 1 hari adalah 24 jam asal usulnya dari bangsa Mesir Kuno. Bangsa Mesir kuno membagi hari menjadi 10 jam dengan menggunakan alat seperti jam bayangan, kemudian akan menambahkan satu jam di setiap ujungnya.

Baca Juga:  Proses Refinery: Pengertian, Jenis Beserta Fungsinya

Dimana satu untuk waktu senja dan satu lainnya untuk penghujung hari. Pada akhirnya hal tersebut membentuk T oleh bangsa Mesin. Yang digunakan untuk membagi waktu antara matahari terbit serta tenggelam menjadi 12 bagian.

Pada waktu itu, jam juga tidak mempunyai panjang tetap karena adanya perubahan musim. Ini membuat para astronom Yunani mencoba mencari jawaban atas perbedaan waktu yang ada. Hipparchus sendiri mempunyai usulan berupa Equinoctial Hours dengan usulan pembagian satu hari menjadi 24 jam sama.

Konversi Satuan Waktu

Nah berikut ini kami juga memberikan informasi mengenai konversi satuan waktu yang harus dipahami. Ini akan memberikan kemudahan apabila Anda diminta untuk mengubah dari satuan waktu satu ke satuan waktu lainnya.

Satuan Baku Konversi
Detik 0,0167 menit
1 menit 60 detik
1  jam 60 menit
1 jam 3600 detik
1 hari 24 jam
1 hari 1440 menit
1 hari 86400 detik
1 minggu 7 hari
1 minggu 10080 menit
1 minggu 604800 detik
1 bulan 28,29,30 atau 31 hari
1 tahun 12 bulan
1 tahun 365 atau 366 hari
1 lustrum 5 tahun
1 windu 8 tahun
1 dasawarsa 10 tahun
1 dekade 10 tahun
1 abad 100 tahun

 

Contoh Soal Satuan Waktu

Contoh Soal Satuan Waktu

Untuk memahami penjelasan mengenai satuan ini, maka Anda juga perlu untuk mengetahui contoh satuan waktu di bawah ini:

Anita mengerjakan tugas di kamar mulai dari pukul 7.00 hingga 10.00. Berapa lamakah Anita mengerjakan tugas tersebut:

Jawaban:

Lama kegiatan : 10.00 -7.00 = 3 jam

Jadi waktu yang dibutuhkan anita untuk mengerjakan tugas adalah 3 jam atau 180 menit.

Kegunaan Satuan Untuk Waktu

Setelah mengetahui konversi satuan waktu lengkap di atas, maka berikutnya adalah memahami kegunaan dari satuan tersebut. Di dalam kehidupan sehari-hari, kehadiran dari satuan ini memiliki peran cukup penting tetapi mungkin Anda belum memahaminya lebih lanjut, maka simak beberapa kegunaannya berikut.

Baca Juga:  Apa itu Transformator: Pengertian, Bagian, Jenis, Fungsi, Prinsip Kerja, dan Rumus Perhitungannya

Untuk Pengukuran Waktu

Kegunaan pertama adalah untuk pengukuran waktu seperti berapa lama sebuah peristiwa akan berlangsung. Selain mengetahui lamanya sebuah acara, juga akan membantu mengetahui lama perjalanan atau waktu tidur.

Untuk Melakukan Penjadwalan dan Perencanaan

Secara tidak langsung dengan keberadaan satuan tersebut juga akan membantu seseorang dalam melakukan penjadwalan sekaligus perencanaan suatu acara. Misalnya dengan menggunakan satuan seperti menit dan jam, maka dapat mengatur acara jauh lebih optimal.

Koordinasi dan Sinkronisasi

Kegunaan lainnya adalah untuk sinkronisasi sekaligus koordinasi kegiatan antara orang yang berada di lokasi berbeda ataupun zona waktu berbeda. Sebagai contohnya, zona waktu dan penggunaan satuan waktu sama akan membuat komunikasi, transportasi sekaligus kerjasama lintas zona waktu.

Seperti sudah disinggung sebelumnya dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak bisa dilepaskan dari namanya waktu. Ada beberapa jenis satuan yang biasanya digunakan untuk pengukuran waktu seperti detik, menit, jam, bulan, tahun dan lainnya.

Dengan memanfaatkan satuan inilah juga akan memberikan sejumlah kegunaan seperti melakukan penjadwalan ataupun pengukuran waktu. Jadi bisa dibilang bahwa satuan waktu mempunyai peran cukup penting.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment