Berapa Watt Kulkas yang Cocok Untuk Kebutuhan Anda?

Pada saat akan membeli kulkas, tentu Anda akan memikirkan berapa watt kulkas yang cocok untuk di rumah. Hal seperti itu, penting untuk dilakukan agar kebutuhan serta pengeluaran listrik bisa terkontrol.

Seperti diketahui, kulkas mempunyai berbagai macam ukuran daya di pasaran. Nah, perbedaan besar daya tersebut nantinya dapat memengaruhi seberapa besar beban biaya listrik rumah dalam satu bulan.

Terlebih lagi, kulkas ini adalah tipe barang elektronik yang terus dinyalakan sehingga akan terus mengonsumsi listrik. Untuk mengetahui tentang daya watt pada kulkas, Anda dapat simak pada informasi berikut ini.

Kulkas Berapa Watt yang Cocok Untuk Anda?

berapa watt kulkas

Apabila melihat di pasaran, tentu terdapat banyak sekali macam lemari es yang diperjual belikan. Selain itu, besaran daya dari lemari es juga berbeda-beda antara jenis satu dengan jenis lainnya.

Dari banyaknya pilihan tersebut tidak semuanya dapat cocok untuk dipilih dan digunakan di rumah Anda. Apabila sampai salah pilih, maka dapat membuat tagihan listrik di rumah Anda menjadi melonjak drastis.

Berdasarkan hal tersebut, sudah seharusnya Anda mempertimbangkan jenis dan berapa daya kulkas yang diperlukan. Sebagai bahan dalam membantu pertimbangan Anda, perhatikanlah beberapa jenis lemari pendingin di bawah ini.

1. Kulkas Portable

Pendingin portable ini dibuat dengan tujuan supaya lebih mudah untuk dipindahkan atau dibawa oleh pemiliknya. Biasanya, alat tersebut dipakai untuk penyimpanan minuman serta makanan saat ada acara outdoor seperti pesta kebun, camping, dan lain sebagainya.

Untuk jenis ini, kapasitas penyimpanannya adalah sekitar 45 sampai dengan 50 liter. Sementara untuk daya kulkas alat ini kurang lebih memiliki konsumsi kurang lebih 30 sampai 50 watt.

Dengan besaran dayanya tersebut, alat ini termasuk kulkas untuk listrik 450 watt. Pasalnya, untuk listrik sebesar itu, bisa pasang lemari pendingin dengan konsumsi dayanya tidak lebih dari 100 watt sehingga kulkas portable ini sangat cocok.

Baca Juga:  Apa Itu Amperemeter: Pengertian, Cara Kerja, Jenis, Gambar Bagian, dan Fungsinya

2. Kulkas 1 pintu

Selanjutnya ada juga jenis satu pintu yang cocok untuk Anda gunakan dalam menyimpan berbagai persediaan minuman atau makanan. Biasanya, tipe seperti ini dipilih oleh orang yang baru menjalani hidup rumah tangga ataupun anak kost.

Tipe 1 pintu umumya dapat mempunyai ruang penyimpanan kurang lebih 170 sampai dengan 240 liter. Sedangkan pemakaian listrik dari alat tersebut setidaknya 45 sampai 70 watt.

2. Kulkas 2 Pintu

Dibandingkan dengan tipe portable ataupun 1 pintu, model pendingin 2 pintu ini menjadi yang paling populer. Pasalnya, model ini sangat pas digunakan sebagai tempat penyimpanan bagi kalangan orang berkeluarga.

Kapasitasnya juga terbilang cukup luas, yakni antara 210 liter sampai dengan 700 liter. Lalu, untuk besar dayanya dalam pemakaian listrik adalah 100 sampai dengan 171 watt.

3. Kulkas 3 Pintu

Untuk Anda yang membutuhkan ruang lebih luas lagi, maka dapat mencoba memilih kulkas dengan 3 pintu. Meskipun jarang dipilih, namun tentu tipe tersebut tetap dapat mengakomodasi kebutuhan ruang penyimpanan keluarga Anda.

Bahkan, ruang di dalamnya sanggup untuk menampung isi sekitar 300 hingga 400 liter. Untuk besar konsumsi listriknya, tipe ini memerlukan daya sekitar 165 sampai dengan 240 watt.

Namun, hal yang perlu diperhatikan saat memilih model ini adalah ukuran dari pendingin 3 pintu dirasa tidak efisien untuk penempatan di rumah. Oleh karena itu, jenis tersebut biasa ditemui pada tempat-tempat seperti restaurant ataupun rumah makan.

Selain itu, pada saat Anda menggunakan pendingin dengan ruang kapasitas besar, tentu konsumsi dari dayanya juga makin besar. Oleh karena itu, pertimbangkan baik-baik dalam memilih tipe lemari pendingin agar dapat sesuai kebutuhan.

Tips Menghemat Konsumsi Watt Kulkas

Tips Menghemat Konsumsi Watt Kulkas

Setelah mengetahui berapa watt kulkas dalam berbagai tipe, Anda perlu juga mengetahui tentang bagaimana tips untuk menghemat konsumsi listriknya. Cara tersebut bisa digunakan agar biaya tagihan listrik bulanan tetap terkendali.

Baca Juga:  Cara Mengisi Freon Kulkas Sendiri di Rumah dengan Aman

Anda bisa melakukan tips tersebut untuk menyesuaikan penggunaan dari kulkas dengan berapa watt listrik rumah. Nah, untuk mengetahui apa saja tipsnya, langsung saja Anda simak pada penjelasannya di bawah ini.

1. Bukalah Pintu Seperlunya Saja

Tips pertama untuk dapat menghemat biaya listrik penggunaan kulkas adalah dengan membuka pintu seperlunya saja. Pada saat pintu terlalu sering dibuka, maka udara di luar dapat bergerak masuk ke dalam.

Nah, apabila jumlah udara tersebut sudah melebihi dari kapasitasnya, maka itu dapat menyebabkan suhu di dalam mesin menjadi naik. Pada saat suhu sudah naik, otomatis mesin akan berusaha untuk membuat suhunya kembali dingin sesuai di pengaturan awal.

Masalahnya, saat mesin bekerja untuk mengembalikan suhunya tersebut, konsumsi dayanya juga ikut naik. Oleh karena itu, supaya dapat lebih hemat, jangan lupa untuk langsung menutup pintu kulkasnya setelah selesai digunakan.

2. Isilah Sesuai Kebutuhan

Lemari es memang diciptakan sebagai tempat untuk menyimpan berbagai macam minuman ataupun makanan. Namun, tentu proses kerja dari alat tersebut tidak sesederhana itu pada kenyataannya.

Sebagai contoh, seberapa banyak isi di ruangan dapat membuat kinerja dari mesin menjadi lebih berat. Pasalnya, saat ruang terisi dengan makanan atau minuman yang banyak, suhu di dalam ruang dapat menjadi meningkat.

Saat hal tersebut terjadi, otomatis dari mesinnya akan berusaha untuk kembali menurunkan suhu sesuai dengan standar yang ditentukan. Kondisi itu akan membuat kebutuhan daya meningkat sehingga biaya listriknya juga ikut naik.

3. Sesuaikan Suhu Sesuai Keperluan Saja

Tips terakhir untuk bisa lebih menghemat daya adalah dengan menyesuaikan suhu sesuai keperluan saja. Sebagai contoh, misalkan Anda tidak menyimpan jenis makanan cepat rusak, maka suhu di dalamnya bisa diturunkan.

Baca Juga:  Kulkas 1 Pintu Berapa Watt? Ini Penjelasannya dan Merawatnya

Hal itu dilakukan karena memang saat suhu semakin rendah, konsumsi energi listriknya juga akan semakin besar. Oleh karena itu, dengan mengatur suhu sesuai keperluan, kebutuhan listriknya bisa ditekan menjadi lebih hemat lagi.

Cara Hitung Berapa Watt Kulkas yang Dipergunakan

Tidak kalah penting, Anda juga perlu mengetahui tentang bagaimana menghitung biaya listrik sesuai berapa watt kulkas yang digunakan. Dalam perhitungannya, Anda dapat mencari tahu dulu watt dari kulkas dengan melihatnya di box ataupun body kulkas.

Selanjutnya, untuk cara perhitungan biaya listrik bulanannya, Anda dapat melihat langkah-langkah di bawah ini.

1. Cek Watt Pada Kulkas

Telah dikatakan sebelumnya, Anda dapat melihat informasi terkait daya pada label ataupun box. Dalam perhitungan ini, diasumsikan bahwa besar dari dayanya adalah 100 watt pada saat sedang melakukan pekerjaannya secara maksimal.

2. Hitung Dalam Kwh

Pada umumnya, pemakaian pendingin dilakukan secara terus menerus sehingga bisa dikatakan pemakaiannya selama 24 jam full. Dari hal tersebut bisa dihitung 100 W x 24 = 2400 W Hours atau 2400 Kwh.

3. Menghitung Konsumsi Bulanan

Setelah berhasil memperoleh nilai Kwh per harinya, selanjutnya tinggal dikalikan saja selama 30 hari. Jadi, berdasarkan hal tersebut perhitungannya menjadi 2400 x 30 = 72 Kwh per bulan.

Dilihat dari tarif dasar listrik 1300A di harga 1444 rupiah, maka dapat dihitung besar biaya listrik bulanan yang harus dibayarkan sekitar Rp 103.968. Untuk perhitungan lainnya, Anda bisa sesuaikan dengan berapa watt dari kulkasnya.

Mencari tahu tentang berapa watt kulkas yang digunakan bisa membantu Anda dalam mengetahui biaya bulanan konsumsi listrik kulkasnya. Hal ini bisa menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum Anda membeli kulkas sehingga bisa sesuai dengan kebutuhan.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment