Cara Menghemat Energi Listrik dan Pilihan Alat Elektronik Hemat Listrik

Tidak bisa dipungkiri bahwa listrik sudah menjadi salah satu kebutuhan wajib. Bukan saja di rumah, fasilitas umum, hingga bisnis. Ketersediaan energi listrik tentu bisa saja berkurang, jika pemakaiannya tidak dihemat. Oleh karena itu, Anda perlu tahu bagaimana cara menghemat energi listrik supaya tetap mencukupi sampai beberapa generasi selanjutnya.

Sebenarnya cara yang tepat itu sangat mudah, hanya saja banyak yang masih abai sehingga membuat tagihan listrik membengkak di akhir bulan. Pastinya juga berimbas pada jumlah energi listrik yang masih tersedia. Berikut ini beberapa langkah penghematan yang dapat dilakukan.

Cara Menghemat Energi Listrik di Rumah

Cara Menghemat Energi Listrik dan Pilihan Alat Elektronik Hemat Listrik

Ketergantungan akan energi listrik di rumah, apalagi pada malam hari tentu menjadi alasan mengapa pengeluaran membengkak. Ditambah pula jika tidak adanya kesadaran untuk melakukan penghematan, sudah pasti akan banyak energi listrik terbuang percuma. Bisa saja dari lampu yang selalu hidup, atau pendingin ruangan dengan suhu dingin maksimal. Lantas bagaimana cara melakukan penghematannya?

Gunakan Lampu LED

Jika dibandingkan, penggunaan lampu LED bisa lebih hemat hingga 30 persen ketimbang lampu pijar. Durasi penggunaannya juga lebih lama hingga 25 kali dibandingkan lampu pijar. Bisa dibayangkan penghematan yang dilakukan bukan?

Cabut Colokan Listrik Jika Tidak Digunakan

Siapa bilang jika mematikan alat elektronik tanpa mencabutnya sudah memutus arus listrik? Ternyata ketika stop kontak tidak dimatikan dan colokannya tidak dicabut, masih ada aliran listrik yang masuk sehingga energi listrik masih tercatat pada meteran.

Jadi, wajib dipastikan setelah menggunakan alat elektronik apapun jangan lupa mencabut colokan dan mematikan stop kontaknya.

Gunakan Listrik Token

Jika saat ini Anda masih menggunakan meteran lama, maka mintalah petugas PLN untuk melakukan penggantian menjadi meteran listrik dengan sistem pulsa atau token.

Baca Juga:  Diagram Batang: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Membuatnya

Dengan begitu, Anda bisa memastikan sendiri berapa pemakaian listrik setiap hari. Apalagi saat ini, pilihan pulsa atau token listrik tersebut sudah sangat variatif. Dari yang paling sedikit Rp25.000 dengan daya hingga jutaan.

Maksimalkan Ventilasi Udara

Di daerah panas, biasanya penggunaan pendingin ruangan atau AC akan sangat maksimal apalagi di siang hari. Mengingat energi listrik yang dibutuhkan untuk penggunaannya cukup besar, maka perlu dilakukan cara menghemat energi listrik yang tepat.

Salah satunya dengan memaksimalkan ventilasi udara yang tersedia di rumah. Misalnya dengan membuka jendela dan pintu di siang hari, sehingga tidak butuh AC untuk mengatasi gerah yang melanda.

Batasi Penggunaan Alat Elektronik Daya Tinggi

Beberapa alat elektronik dengan daya tinggi adalah mesin cuci, AC, oven, dan dispenser. Cobalah untuk membatasi pemakaiannya saat dibutuhkan saja. sehingga energi listrik yang terpakai bisa diminimalisir.

Cara Menghemat Energi Listrik di Kantor

Melakukan penghematan listrik di kantor, juga perlu dilakukan supaya pengeluaran wajib pembayaran listrik bisa dikurangi. Kemudian dana yang tersisa dapat dipakai untuk kebutuhan lain. Beberapa langkah tepat dapat dilakukan.

Maksimalkan Jam Kerja

Anda harus dapat memaksimalkan jam kerja, terutama di pagi hari. Daya dan energi listrik yang digunakan pada pagi hari jauh lebih sedikit ketimbang sore sampai malam hari.

Misalnya jika jam kerja Anda dari pukul 08.00 – 16.00 maka usahakan untuk menyelesaikan tugas maksimal di jam 16.00. Jangan menunda pekerjaan, supaya bisa menghemat lebih banyak energi listrik.

Layar Monitor Komputer Off

Jika sedang meeting atau keluar kantor, pastikan monitor komputer off. Hal ini juga akan menjadi salah satu cara menghemat energi listrik. Alasannya, monitor yang tetap hidup akan membutuhkan energi listrik meskipun jumlahnya tidak besar. Namun jika dikalikan jumlah komputer yang ada di kantor dalam 30 hari maka pastinya akan menambah jumlah tagihan listrik.

Penggunaan Smart Home

Belakangan ini smart home menjadi salah satu solusi ampuh untuk melakukan penghematan listrik. Semua alat elektronik dipilih yang bisa dikoneksikan dengan satu kendali. Misalnya, televisi, AC, dan lampu dirumah dikendalikan melalui HP maka hanya satu klik saja semua bisa mati secara bersamaan.

Selain itu, sudah banyak juga alat elektronik yang dilengkapi dengan tombol on dan off otomatis. Dimana pengaturan kapan akan dihidupkan dan dimatikan bisa dilakukan sesuai kebutuhan. Alhasil, Anda tidak perlu susah payah lagi menekan tombol on/off peralatan tersebut.

Pakai Terminal dengan Tombol On dan Off

Terminal memiliki beberapa colokan yang bisa dipakai untuk beberapa alat elektronik. Misalnya terminal dengan tiga colongan hingga delapan colokan.

Anda bisa memanfaatkannya untuk menghidupkan berbagai jenis alat listrik, kemudian setelah penggunaannya selesai maka selain mematikan alat listrik tinggal menekan tombol off yang tersedia di ujung terminal tersebut.

Cabut Kabel Penghubung

Apakah perangkat listrik yang ada di rumah terhubung dengan kabel tertentu? Jika iya, pastikan untuk mencabut kabel penghubungnya jika sudah tidak digunakan.

Produk Elektronik Hemat Listrik yang Wajib Anda Punya

laptop lebih hemat listrik dibandingkan CPU dan monitor komputer

Untuk menunjang realisasi berbagai cara menghemat energi listrik, salah satu yang harus dilakukan adalah mengganti produk elektronik yang butuh aliran listrik dengan yang hemat energi. Supaya penggunaannya tidak membuat tagihan listrik di akhir bulan membengkak.

Laptop

Penggunaan laptop sebagai media melakukan berbagai aktivitas kantor, mulai dari mengetik dokumen hingga mencetak melalui printer akan menjadi salah satu solusi menghemat energi listrik.

Daya laptop sangat jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan CPU, karena pada CPU dibutuhkan daya untuk menghidupkan berbagai komponen agar layar program komputer bisa dioperasikan.

Baca Juga:  8 Kelebihan dan Kekurangan AC Inverter, Wajib Tahu!

Kulkas Hemat Energi

Saat ini sudah tersedia banyak jenis dan tipe kulkas yang hemat energi. Ada bagian yang disebut thermostat, yang akan secara otomatis hidup dan mati jika kondisi suhu dingin di dalam kulkas sesuai dengan pengaturan suhu yang sudah dilakukan.

Kalau dikalkulasikan, jumlah pengurangan energi yang terjadi kalau menggunakan kulkas hemat energi mencapai 30 persen lebih jika dibandingkan dengan kulkas biasa.

AC Inverter Hemat Energi

Sama halnya dengan kulkas yang memiliki daya tinggi, AC juga sudah memiliki versi inverter yang akan membantu meminimalisir energi listrik terpakai. Pada suhu tertentu sesuai pengaturan, komponen pendinginnya akan otomatis berhenti beroperasi untuk sementara. Kemudian akan hidup kembali jika suhu harus distabilkan kembali

Lampu LED

Lampu LED jauh lebih hemat dibandingkan lampu pijar karena dibuat dari dioda yang akan memancarkan cahaya dalam waktu lama. Ada juga lampu LED yang saat ini sudah dilengkapi dengan stop kontak otomatis, bisa diatur berapa lama akan dihidupkan.

TV LED

TV LED juga akan menjadi salah satu alat elektronik penting, jika Anda mau menerapkan cara menghemat energi listrik. TV LED memiliki komponen dioda yang sama dengan lampu LED, untuk sumber pencahayaan pada layarnya. Sehingga energi listrik yang dibutuhkan selama televisi menyala akan jauh pula lebih sedikit dibandingkan menggunakan TV tabung.

Mulai sekarang cobalah menerapkan berbagai cara menghemat energi listrik. Dampaknya akan sangat dirasakan ketika membayar tagihan listrik setiap bulan. Selain itu, Anda juga sudah ikut membantu mengurangi pemborosan pemakaian listrik.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment