11 Cara Menghemat Penggunaan Listrik dari AC agar Tidak Boros

MADENGINER.COM – Air Conditioner atau yang biasa kita kenal dengan AC merupakan peralatan elektronik rumah yang mengkonsumsi listrik cukup besar. Solusinya, berikut kami bagikan cara menghemat penggunaan listrik  dari AC versi Madenginger, simak!

AC merupakan alat elektronik wajib terutama bagi Anda yang tinggal di Indonesia. Karena Indonesia memiliki iklim tropis yang suhunya cukup tinggi.

Cuaca panas terkadang membuat Anda ingin terus menerus menggunakan AC agar lebih nyaman. Namun jika tidak disertakan dengan pengetahuan menghemat listrik dari AC, bisa-bisa tagihan listrik Anda membengkak.

Sebenarnya, ada beberapa cara untuk menghemat penggunaan listrik dari AC yang bisa membuat ruangan Anda tetap sejuk. Simak artikel berikut ini sampai habis, ya!

10 Cara Menghemat Penggunaan Listrik dari AC

Berikut adalah cara menghemat konsumsi listrik dari AC yang telah kami rangkum dari berbagai sumber, cekidot!

1. Beli AC Hemat Energi

Umumnya, AC yang tersedia di pasaran dibagi menjadi tiga kategori dari sisi energinya. Yang pertama adalah tipe standart, tipe low watt, dan tipe inverter. Ketiganya memiliki cara kerja yang berbeda.

Pada AC low watt, kompresor menggunakan daya listrik yang lebih kecil dibandingkan AC tipe standar. Sedangkan pada AC inverter, kompresor akan bekerja maksimal untuk mendinginkan ruangan pada tarikan pertama dan menyesuaikan tingkat pendinginannya setelah suhu ruangan stabil.

AC low watt dan inverter bisa jadi menghemat penggunaan listrik 20 hingga 30 persen setiap bulannya. Namun, harga yang ditawarkan tentu lebih mahal dibanding AC tipe standar.

2. Hindari AC dengan PK Tinggi

PK merupakan singkatan dari Paardenkracht yang berarti “tenaga kuda” atau merujuk pada daya yang dibutuhkan sebuah AC untuk mendinginkan ruangan. Jadi semakin besar ruangan, maka semakin besar pula pemakaian listriknya.

Baca Juga:  Pengertian dan Daftar Komponen Parabola Lengkap

Untuk ruangan kecil, sebaiknya pilih tipe AC dengan PK yang rendah saja. Misalnya AC ½ PK untuk ruangan 10 meter persegi.

Sedangkan ruangan dengan lebar 18 meter persegi membutuhkan AC yang berukuran 1 PK. Balik lagi, pemilihan PK AC perlu disesuaikan dengan luas ruangan Anda.

3. Mengatur Suhu di atas 24 Derajat

Suhu AC yang dapat membuat orang nyaman di suatu ruangan berkisar 25-28 derajat celcius. Semakin dingin suhunya, maka blower dan kompresor AC akan bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan.

Salah satu cara menghemat penggunaan listrik dari AC
Mengatur Suhu 24 Derajat Dapat Menghemat Konsumsi Listrik dari AC (Dok. Pixabay)

Sebaiknya, suhu AC tidak kurang dari 24 derajat celcius. Karena, 25-28 derajat celcius adalah suhu yang nyaman untuk orang-orang. Jika ingin lebih cepat dingin, boleh sesekali mengatur di bawah 24 derajat dan setelah suhu stabil atur lagi menjadi di atas 24 derajat.

4. Pasang Timer pada AC

Terkadang, seseorang bisa terlalu nyaman di ruangan ber-AC dan tidak sadar bahwa mereka telah menggunakannya terlalu lama. Agar konsumsi daya listrik AC lebih hemat, jangan lupa untuk mengatur waktu mati atau timer pada AC. 

Biasanya, ini adalah fitur umum yang dimiliki setiap AC, bahkan pada tipe AC low-end sekalipun.

5. Hindari Membuka Tutup Ruangan

Sering membuka tutup ruangan membuat udara dingin yang dihasilkan oleh AC mudah keluar dari ruangan. Akibatnya, AC harus terus menerus mendinginkan ruangan agar seseorang di dalamnya merasa nyaman.

Hal ini membuat AC harus terus dinyalakan dan memakan cukup banyak listrik. Hindari juga memasang AC dengan PK kecil di ruangan terbuka, karena hawa panas akan sangat sulit untuk didinginkan AC. 

Baca Juga: 3 Cara Kerja Sistem Pendingin Pada Mesin Mobil, AC Dan Refrigerator

Baca Juga:  Cara Mencari Channel TV Digital dengan Mudah

6. Tidak Menghidupkan AC Berkali-kali

Jangan terlalu sering untuk memati-nyalakan AC karena akan berpengaruh pada beban kompresor. Jika merasa terlalu dingin, lebih baik menaikkan suhu dibanding mematikan lalu menyalakannya lagi.

Selain itu, hindari untuk menggunakan mode fan tertinggi dan powerful karena itu sama saja menaikkan beban kompresor untuk mendinginkan ruangan.

Perlu diketahui bahwa tarikan pertama AC sama borosnya dengan menggunakan AC selama beberapa jam.

7. Membersihkan Ruangan Ber-AC

Ruangan yang kotor, lembab, dan berdebu dapat mempengaruhi kemampuan AC untuk mendinginkan ruangan, lho. Terutama pada filter AC yang lebih cepat kotor.

Selain itu, ruangan yang lembab juga dapat menjadi faktor dari ruangan yang tidak dingin. Jika ruangan lembab, Anda dapat mengatur AC menjadi mode dry saat digunakan.

8. Tutup Gorden dan Matikan Lampu Saat Tidur

Sinar matahari dan lampu dapat menghangatkan suhu ruangan, hasilnya kinerja AC jadi tidak efektif karena energi panas selalu masuk ke dalam ruangan.

Selain itu, terlalu banyak sinar yang masuk ke dalam ruangan juga bisa merusak mesin karena berimbas pada kemampuan pendinginan dari AC.

Jadi sebaiknya, pada siang hari tutup gorden tempat sinar matahari masuk agar pendinginan lebih maksimal dan matikan lampu saat tidur.

Baca Juga: AC Merk Aqua Bagus Tidak? Ini 6 Kelebihan Dan Kekurangannya!

9. Membersihkan AC Secara Teratur

AC yang kotor terutama pada bagian filternya akan membuat AC jadi tidak efektif dalam mendinginkan ruangan. Ini membuat Anda akan terus menerus menyalakan AC untuk waktu yang lama agar ruangan mencapai suhu yang diinginkan.

Sebaiknya, bersihkan AC seminggu sekali dan pemeliharaan atau servis rutin tiga bulan sekali agar kinerja AC tetap efisien dan bisa tetap efektif.

Baca Juga:  Apa Itu NFC?

10. Matikan Saklar Daya Ketika Bepergian

Tips lainnya yang mungkin tidak orang-orang sadari adalah mematikan saklar daya pada AC ketika bepergian. Perlu diketahui bahwa setiap peralatan listrik yang dicolokan ke aliran listrik artinya berada dalam mode standby.

AC bisa menyumbang 5 persen daya dari daya cadangan yang dipakai untuk menyalakan sebuah peralatan elektronik. Jadi, jika ingin menghemat listrik terutama saat bepergian, matikan saklar daya agar tidak ada konsumsi listrik untuk daya cadangan AC.

11. Menggunakan Kipas

Terakhir adalah menggunakan kipas ketika ruangan sebenarnya masih cukup sejuk untuk tidak menyalakan AC. Karena, kipas mengkonsumsi daya listrik yang lebih kecil dibandingkan AC.

Namun, jika menggunakan kipas dirasa tidak cukup, Anda dapat memanfaatkan cara seperti ini; menyalakan AC dengan suhu tinggi bersamaan dengan menyalakan kipas. Dengan cara tersebut, Anda dapat menikmati suhu 1-2 derajat lebih dingin dari suhu AC.

Cara ini lebih baik daripada mengatur AC ke suhu terendah dengan fan yang maksimal. Itu akan membuat konsumsi listrik jadi semakin boros.

Baca Juga: Cara Mematikan Kulkas Yang Benar Saat Bepergian Jauh

Demikian, itulah beberapa cara menghemat penggunaan listrik pada AC agar tidak boros tagihan listrik. Semoga dapat informasi ini dapat membantu dan sampai jumpa di artikel-artikel selanjutnya.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment