Apa itu Flowchart? Fungsi sampai Contohnya

Pernahkah Anda mendengar istilah flowchart atau diagram alir? Bagi yang sudah terbiasa presentasi di depan umum, membuat laporan atau sebuah program maka istilah ini tentu sudah sangat familiar. Peranannya juga sangat penting untuk memberikan informasi sebuah alur kegiatan atau proses.

Buat yang baru tahu dan ingin menggunakannya, sangat penting untuk mengetahui pengertian flowchart dan informasi penting terkait istilah tersebut. Penasaran? Ini dia penjelasan lengkapnya untuk Anda.

Apa itu Diagram Alir

Kalau bahasa Inggrisnya adalah flowchart maka pada kamus bahasa Indonesia dikenal dengan nama diagram alir. Yaitu sebuah diagram yang akan menginformasikan tentang tahapan dalam sebuah proses atau program.

Misalnya untuk membuat tahapan dalam pembuatan laporan keuangan. Ada tahapan pembuatan data keuangan secara berkelanjutan, kemudian ada pula tahapan verifikasi data, hingga didapatkan sebuah laporan yang memberikan informasi laporan keuangan akurat.

Namun dalam diagram tersebut penjabaran setiap tahapan diberikan dengan ringkas dan jelas, sehingga mudah dipahami oleh siapapun yang membaca diagram tersebut.

Jadi bisa disimpulkan bahwa diagram alir adalah sebuah diagram yang menjelaskan alur proses dari awal sampai solusi dan kesimpulan akhir.

Fungsi Diagram Alir

Ada beberapa fungsi utama dari sebuah diagram alir, sesuai dengan pengertian yang sudah dijelaskan sebelumnya. Apa saja fungsinya?

Informasi Alur yang Mudah Dipahami

Diagram ini akan memberikan informasi tentang sebuah proses yang mudah dipahami. Akan sangat berbeda dengan penjelasan verbal atau tulisan, yang mungkin akan membutuhkan waktu untuk memahaminya.

Tapi, saat melihat sebuah diagram dengan informasi alurnya jelas, Anda yang pertama kali melihat akan mudah paham. Apalagi, jika diagram itu dibuat dengan tampilan menarik tentu akan menjadi sebuah penjelasan tanpa harus banyak bicara lebih lanjut.

Meringkas Prosedur

Dalam sebuah presentasi, menggunakan diagram alir akan mempermudah orang meringkas prosedur yang panjang menjadi lebih sederhana. Jadi, saat pembicara memperlihatkan diagram tersebut, dia bisa menjelaskan setiap tahapan dengan mudah dan tidak bertele-tele.

Baca Juga:  Daftar Biaya Kuliah Telkom University Tahun 2023/2024

Memperjelas Proses

Sebuah proses, misalnya membuat sebuah program kegiatan. Jika disampaikan dalam bentuk diagram maka akan jelas semua tahapannya dan apa saja yang saling berhubungan untuk dilakukan. Siapapun yang terlibat dalam pembuatan program itu juga akan terbantu untuk paham, apa yang perlu mereka kerjakan supaya program dapat direalisasikan sesuai tujuan.

Memberikan Informasi Akurat

Penjelasan ringkas pada diagram, mengandung informasi akurat dari setiap tahapan yang disampaikan. Tidak perlu pertanyaan lebih lanjut karena semua sudah direpresentasikan melalui sebuah diagram alir.

Mengenal Jenis Flowchart

Ada berbagai macam diagram alir bisa dipakai sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Setiap jenis memakai nama nama simbol flowchart yang juga tidak sulit dimengerti, bahkan sekarang banyak program di komputer atau aplikasi ponsel menyediakan fitur pembuatan diagram alir sesuai jenisnya.

Sistem

Adalah jenis yang akan memberikan informasi tentang tahapan dalam sebuah kegiatan atau pekerjaan. Ada yang dijelaskan secara keseluruhan, namun ada yang hanya sebagian dan sisanya dijelaskan secara langsung.

Program

Yaitu jenis yang akan menjelaskan alur dari sebuah program, baik itu program secara umum, hingga yang sangat spesifik sekalipun. Ada yang disebut jenis program logic dan ada juga yang disebut detailed computer program.

Khusus untuk detailed computer program tentu akan sangat berhubungan dengan penjelasan rinci dari sebuah program komputer.

Proses

Kalau proses, akan berhubungan dengan sebuah proses dalam pembuatan sistem atau prosedur. Jenis ini akan memberikan dat rinci dari langkah prosedur termasuk analisa-analisa yang dibutuhkan dalam sebuah proses tersebut.

Skematik

Kalau jenis ini, hampir sama dengan jenis sistem, hanya saja akan ada banyak simbol khusus dipakai untuk mempermudah pemahaman dari pembacanya.

Baca Juga:  Cara Menghemat Listrik Biar Tagihan Tidak Membengkak Meski Pakai Mesin Cuci dan Kulkas

Dokumen

Biasa juga disebut dengan istilah paperwork flowchart, fungsinya untuk melakukan penelusuran dari alur dokumen sehingga bisa lebih mudah dicatat dan didokumentasinya dalam bentuk hard copy atau soft copy.

Jenis ini sering digunakan di perusahaan khususnya divisi yang berhubungan dengan laporan. Misalnya divisi perencanaan, keuangan, dan lainnya.

Simbol dalam Flowchart

simbol flowchart ini paling sering dipakai

Berbagai simbol sering digunakan dalam membuat sebuah diagram alir. Setiap simbol punya maknanya masing-masing. Berikut ini penjelasannya.

Preparation

Simbol ini akan memberikan informasi tentang ketersediaan lokasi penyimpanan dari hasil pengolahan, sehingga akan didapatkan nilai awal dari sebuah pekerjaan.

Decision

Berhubungan dengan kemungkinan untuk sebuah kondisi yang terjadi di dalam sebuah proses. Kemungkinan itu bisa mengandung jawaban ya ataupun tidak.

Process

Adalah simbol yang akan menjelaskan sebuah proses pada komputer. Penggunaan simbol ini khusus untuk penjelasan program komputer

Display

Dipakai ketika akan memberikan penjelasan tentang alat-alat jenis output yang akan dipakai atau sudah dipakai dalam sebuah program.

Terminator

Simbol yang sering dipakai untuk menjelaskan sebuah awal dari program dalam sebuah diagram alir, atau bisa juga penjelasan akhir dari tahapan program tersebut.

Document

Simbol ini menjelaskan tentang hasil dari sebuah proses didapat dari dokumen baik itu dalam bentuk fisik maupun tidak. Bisa juga memberikan informasi tentang output yang perlu dicetak atau diperbanyak

Manual Operation

­Jika Anda menemukan simbol ini, artinya dalam tahapan sebuah program tidak memakai komputer melainkan manual atau selai komputer.

Flow

Adalah simbol paling banyak dipakai, artinya penghubung antara satu tahapan dengan tahapan lain. sering juga disebut dengan istilah connecting line.

On Page Reference

Simbol ini dipakai untuk menjelaskan koneksi dalam proses dalam sebuah diagram di halaman yang sama.

Baca Juga:  Pengertian, Prinsip Kerja, Kelebihan, dan Kekurangan PLTU

Off Page Reference

Kebalikan dari simbol sebelumnya, off page reference merupakan simbol untuk menjelaskan sambungan dalam sebuah proses untuk diagram berlanjut ke halaman berbeda

Contoh Diagram Flowchart

Untuk lebih memahami bentuk dari sebuah diagram alir, maka berikut ini Anda bisa melihat langsung beberapa contohnya.

Contoh 1

Memperlihatkan sebuah diagram alir sederhana tentang struktur organisasi. Dimana ada beberapa simbol penting digunakan. Anda bisa melihat dan memahami, bahwa kotak paling atas adalah pimpinan tertinggi, membawahi tiga manager. Kemudian di masing-masing manager, punya bawahan tersendiri dengan posisi berbeda.

Contoh 2

Contoh ini menjelaskan tentang sebuah proses kegiatan, diawali dengan kapan proses dimulai sampai proses selesai. Dimana beberapa simbol juga dipakai sebagai cara meringkas penjelasan dari masing-masing tahapan.

Contoh 3

Contoh berikutnya gak lebih rinci, menjelaskan tentang sebuah proses belanja online. Anda bisa mudah paham, ketika telah mengerti simbol-simbol penting dari sebuah diagram alir.

Kapan Flowchart Dibutuhkan?

Pertanyaan ini akan muncul sebelum membuat sebuah flowchart. Apakah Anda memang membutuhkannya atau tidak. Kebanyakan diagram ini dipakai di perusahaan, setiap divisi kerja akan memakai diagram tersebut.

Contohnya saat akan membuat sebuah situs, untuk mempermudah merencanakan hingga realisasi pembuatannya akan dibutuhkan diagram sebagai acuan. Begitu juga saat akan membuat sebuah program komputer, program kegiatan, dan program lainnya. Anda juga akan membutuhkan diagram tersebut sebagai bagian dalam pengambilan keputusan.

Apakah Anda sudah paham dengan seluk beluk flowchart ini? Pastinya akan lebih mudah membuatnya sendiri, kalau sudah tahu apa artinya, simbol yang dipakai hingga jenis-jenis diagram untuk dipilih.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment