15 Jenis Colokan Listrik dan Soket Listrik di Berbagai Negara

MADENGINER.COM – Tahukah kalian bahwa jenis colokan listrik dan soket listrik memiliki model yang berbeda di berbagai negara di dunia? 

Saat hendak jalan-jalan ke luar negeri, salah satu yang perlu dipastikan adalah jenis colokan listrik dan soket listrik yang dibutuhkan untuk menghubungkan arus listrik.

Karena tentunya, saat berpergian ke luar negeri barang yang pasti dibawa adalah benda elektronik seperti handphone, power bank, laptop, atau bahkan kamera yang perlu daya listrik.

Dilansir dari laman International Electrotechnical Commission, setidaknya ada 15 jenis colokan listrik dan soket listrik yang ada di dunia.

Lantas, apa saja jenis dan model colokan dan soket listrik yang ada di berbagai negara? Simak terus artikel ini sampai habis, ya!

Colokan Listrik dan Soket Listrik

Jenis Colokan Listrik dan Soket Listrik di Berbagai Negara - MADENGINER.COM
Jenis Colokan Listrik dan Soket Listrik di Berbagai Negara

Colokan listrik dalam bahasa Inggris disebut juga sebagai electric plug. Fungsi dari komponen ini adalah untuk menghubungkan arus listrik dari sebuah benda atau produk ke sumber listrik.

Sedangkan soket listrik atau electrical socket merupakan titik penghubung antara peralatan listrik dengan sumber listrik yang terdapat arus bolak-balik (AC) ketika colokan listrik dipasangkan ke soket listrik.

Organisasi IEC (International Electrotechnical Commission) mengkategorikan colokan dan soket listrik ke dalam 15 jenis dan bentuk yang berbeda.

Selain itu, standar tegangan dan frekuensi listrik yang dikeluarkan dari berbagai macam colokan dan soket juga berbeda dan telah diatur oleh organisasi IEC.

14 Jenis Colokan Listrik dan Soket Listrik

Tanpa berlama-lama lagi, berikut adalah beberapa jenis colokan listrik dan soket listrik beserta gambarnya di seluruh dunia yang dirangkum dari laman World Standards.

1. Tipe A

Colokan listrik tipe a
Tipe A

Bentuk dari colokan listrik tipe A berupa dua lempeng yang bersebelahan. Model ini digunakan oleh 23 negara yang ada di dunia. Biasanya, tipe colokan A memiliki dua cabang paralel dan tentunya, kompatibel dengan steker tipe A.

2. Tipe B

Colokan tipe b
Tipe B

Pada tipe B, dijumpai bentuknya seperti tipe A yang diberi tambahan konektor seperti huruf U terbalik di bawahnya. Stop kontak tipe B ini juga kompatibel dengan steker tipe A dan tipe B. Total, ada 17 negara yang menggunakan stop kontak model B.

3. Tipe C

Colokan tipe C
Tipe C

Kemudian, stop kontak tipe C yang digunakan di Indonesia. Jenis colokan ini memiliki dua pin bulat berdiameter 4 milimeter yang berdiri sejajar.

4. Tipe D

Stop kontak tipe D
Tipe D

Untuk stop kontak tipe D, bentuk dari colokannya seperti tiga titik bulat yang membentuk segitiga. Jenis ini sangat umum ditemukan di negara seperti India, Bangladesh, Bhutan, dan Nepal.

5. Tipe E

stop kontak tipe e
Tipe E

Colokan dari stop kontak tipe E ini memiliki bentuk yang hampir mirip seperti tipe C. Perbedaannya terletak pada bagian atas stop kontak yang terdapat satu konektor untuk disambungkan ke steker.

6. Tipe F

Gambar colokan tipe F
Tipe F

Selain tipe C dan tipe E, mungkin orang Indonesia akan familiar dengan colokan tipe F. Karena, keduanya memiliki kemiripan antara satu sama lain yaitu dua pin diameter bulat.

7. Tipe G

Stop kontak Tipe G
Tipe G

Stop kontak tipe G ini berbentuk seperti persegi panjang yang membentuk segitiga sama kaki. Jadi, ada tiga pin yang membentuk stop kontak ini. 

8. Tipe H

Stop kontak tipe H
Tipe H

Mungkin orang-orang Indonesia akan sedikit kurang familiar dengan jenis colokan yang satu ini. Yup, stop kontak ini hanya digunakan di Israel, Palestina, dan Thailand. Terdapat tiga garpu bulat yang membentuk segitiga.

9. Tipe I

steker tipe I
Tipe I

Colokan tipe I memiliki 3 bagian yaitu dua pin yang membentuk seperti V terbalik di bagian atas dan pin yang tegak lurus di tengah sebagai grounding. 

10. Tipe J

jenis stop kontak tipe J
Tipe J

Untuk tipe J, bentuknya hampir mirip seperti tipe C dan steker dari tipe C dapat digunakan di stop kontak tipe J. Perbedaannya terletak pada tipe J yang memiliki tiga pin (satu pinnya sebagai grounding). Sedangkan pada tipe C hanya dua pin.

Baca Juga:  Kode Remot TV Votre dan Cara Settingnya

11. Tipe K

Colokan tipe K
Tipe K

Sekilas, stop kontak tipe K berbentuk seperti emoji yang sedang tersenyum. Dengan dua pin yang membentuk mata di bagian atas dan pin U yang berfungsi sebagai grounding.

12. Tipe L

madenginer teknik elektronika - colokan listrik tipe L
Tipe L

Pada tipe L, bentuknya hampir mirip seperti tipe J. Bedanya, pada stop kontak tipe L tiga pin berupa satu garis lurus yang menyusun sebuah colokan.

13. Tipe M 

madenginer.com - jenis colokan tipe M
Tipe M

Kemudian, colokan tipe M memiliki tiga pin bulat yang membentuk pola segitiga. Sekilas, bentuk dari colokan ini mirip dengan steker India yaitu tipe D. Tapi, pinnya jauh lebih besar.

14. Tipe N

Madenginer.com colokan listrik
Tipe N

Colokan tipe N ini hanya digunakan di Brazil dan Afrika Selatan. Bentuknya seperti tipe L. Perbedaanya adalah pin yang menyusun pola zig-zag dari arah kanan.

stop kontak tipe O
Tipe O

Sebagai tambahan, terdapat juga stop kontak tipe O yang hanya digunakan di negara Thailand. Colokan ini terbentuk dari dua pin daya dan satu pin yang berfungsi sebagai grounding serta menyusun pola segitiga sama kaki.

Baca Juga: Apa Itu Amperemeter: Pengertian, Cara Kerja, Jenis, Gambar Bagian, Dan Fungsinya

Daftar Negara dengan Jenis Tipe Colokan dan Stop Kontaknya

Tidak ketinggalan, dirangkum dari laman World Standards kami juga akan menyertakan daftar negara dengan jenis tipe colokan dan stop kontak listrik yang digunakan.

Nama Negara Tipe / Jenis Colokan dan Soket Tegangan dan Frekuensi
Afghanistan Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Afrika Selatan Tipe C, Tipe D, Tipe M, Tipe N 230V, 50Hz
Afrika Tengah Tipe C, Tipe E 220V, 50Hz
Albania Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Algeria Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Amerika Serikat Tipe A, Tipe B 120V, 60Hz
Andorra Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Angola Tipe C 220V, 50Hz
Antigua & Barbuda Tipe A, Tipe B 230V, 60Hz
Arab Saudi Tipe G 220V, 230V, 60Hz
Argentina Tipe C, Tipe I 220V, 50Hz
Armenia Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Australia Tipe I 230V, 50Hz
Austria Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Azerbaijan Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Bahama Tipe A, Tipe B 120V, 60Hz
Bahrain Tipe G 230V, 50Hz
Bangladesh Tipe C, Tipe D, Tipe G, Tipe K 220V, 50Hz
Barbados Tipe A, Tipe B 115V, 50Hz
Belanda Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Belarus Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Belgia Tipe C, Tipe E 230V, 50Hz
Belize Tipe A, Tipe B, Tipe G 110V, 220V, 60Hz
Benin Tipe C, Tipe E 220V, 50Hz
Bhutan Tipe C, Tipe D, Tipe F, Tipe G, Tipe M 230V, 50Hz
Bolivia Tipe A, Tipe C 115V, 230V, 50Hz
Bosnia & Herzegovina Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Botswana Tipe D, Tipe G, Tipe M 230V, 50Hz
Brasil Tipe C, Tipe N 127V, 220V, 60Hz
Britania Raya (Inggris) Tipe G 230V, 50Hz
Brunei Darussalam Tipe G 240V, 50Hz
Bulgaria Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Burkina Faso Tipe C, Tipe E 220V, 50Hz
Burundi Tipe C, Tipe E 220V, 50Hz
Ceko Tipe C, Tipe E 230V, 50Hz
Chad Tipe C, Tipe D, Tipe E, Tipe F 220V, 50Hz
Chili Tipe C, Tipe L 220V, 50Hz
China Tipe A, Tipe C, Tipe I 220V, 50Hz
Denmark Tipe C, Tipe E, Tipe F, Tipe K 230V, 50Hz
Djibouti Tipe C, Tipe E 220V, 50Hz
Domikia Tipe D, Tipe G 230V, 50Hz
Ekuador Tipe A, Tipe B 110V, 60Hz
El Salvador Tipe A, Tipe B 115V, 60Hz
Eritrea Tipe C, Tipe L 230V, 50Hz
Estonia Tipe C, Tipe E 230V, 50Hz
Ethiopia Tipe C, Tipe E, Tipe F, Tipe L 220V, 50Hz
Fiji Tipe I 240V, 50Hz
Filipina Tipe A, Tipe B, Tipe C 220V, 60Hz
Finlandia Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Gabon Tipe C 220V, 50Hz
Gambia Tipe G 230V, 50Hz
Georgia Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Ghana Tipe D, Tipe G 230V, 50Hz
Grenada Tipe G 230V, 50Hz
Guatemala Tipe A, Tipe B 120V, 60Hz
Guinea Tipe C, Tipe F, Tipe K 220V, 50Hz
Guinea Bissau Tipe C 220V, 50Hz
Guinea Khatulistiwa Tipe C, Tipe E 220V, 50Hz
Guyana Tipe A, Tipe B, Tipe D, Tipe G 240V, 60Hz
Haiti Tipe A, Tipe B 110V, 60Hz
Honduras Tipe A, Tipe B 110V, 60Hz
Hongkong Tipe D, Tipe G 220V, 50Hz
Hongaria Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
India Tipe C, Tipe D, Tipe M 230V, 50Hz
Indonesia Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Irak Tipe C, Tipe D, Tipe G 230V, 50Hz
Iran Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Irlandia Tipe G 230V, 50Hz
Islandia Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Israel Tipe C, Tipe H, Tipe M 230V, 50Hz
Italia Tipe C, Tipe F, Tipe L 230V, 50Hz
Jamaika Tipe A, Tipe B 110V, 50Hz
Jepang Tipe A, Tipe B 110V, 50Hz, 60Hz
Jerman Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Jordan Tipe B, Tipe C, Tipe D,

Tipe F, Tipe G, Tipe J

230V, 50Hz
Kamboja Tipe A, Tipe C, Tipe G 230V, 50Hz
Kamerun Tipe C, Tipe E 220V, 50Hz
Kanada Tipe A, Tipe B 120V, 60Hz
Kazakhstan Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Kenya Tipe G 240V, 50Hz
Kyrgyzstan Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Kiribati Tipe I 240V, 50Hz
Kolombia Tipe A, Tipe B 110V, 60Hz
Komoro Tipe C, Tipe E 220V, 50Hz
Republik Kongo Tipe C, Tipe E 230V, 50Hz
Korea Selatan Tipe C, Tipe F 220V, 60Hz
Korea Utara Tipe A, Tipe C, Tipe F 220V, 110V, 50Hz, 60Hz
Kosta Rika Tipe A, Tipe B 120V, 60Hz
Kroasia Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Kuba Tipe A, Tipe B 110V, 60Hz
Kuwait Tipe C, Tipe G 240V, 50Hz
Laos Tipe A, Tipe B, Tipe C, Tipe E, Tipe F 230V, 50Hz
Latvia Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Lebanon Tipe A, Tipe B, Tipe C, Tipe D, Tipe G 220V, 50Hz
Lesotho Tipe M 220V, 50Hz
Liberia Tipe A, Tipe B, Tipe C, Tipe E, Tipe F 120V, 220V, 50Hz, 60Hz
Libya Tipe C, Tipe D, Tipe F, Tipe L 127V, 230V, 50Hz
Liechtenstein Tipe C, Tipe J 230V, 50Hz
Lituania Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Luksemburg Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Madagaskar Tipe C, Tipe D, Tipe E, Tipe J, Tipe K 127V, 220V, 50Hz
Makedonia Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Maladewa Tipe A, Tipe C, Tipe D, Tipe G, Tipe J,

Tipe K, Tipe L

230V, 50Hz
Malawi Tipe G 230V, 50Hz
Malaysia Tipe A, Tipe C, Tipe G, Tipe M 240V, 50Hz
Mali Tipe C, Tipe E 220V, 50Hz
Malta Tipe G 230V, 50Hz
Maroko Tipe C, Tipe E 127V, 220V, 50Hz
Mauritania Tipe C 220V, 50Hz
Mauritius Tipe C, Tipe G 230V, 50Hz
Meksiko Tipe A, Tipe B 127V, 50Hz
Mesir Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Mikronesia (Kep.) Tipe A, Tipe B 120V, 60Hz
Moldova Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Monako Tipe C, Tipe D, Tipe E, Tipe F 230V, 50Hz
Mongolia Tipe C, Tipe E 220V, 50Hz
Montenegro Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Mozambik Tipe C, Tipe F, Tipe M 220V, 50Hz
Myanmar Tipe C, Tipe D, Tipe F, Tipe G 220V, 50Hz
Namibia Tipe D, Tipe M 230V, 50Hz
Nauru Tipe I 240V, 50Hz
Nepal Tipe C, Tipe D, Tipe M 230V, 50Hz
Niger Tipe A, Tipe B, Tipe C, Tipe D,

Tipe E, Tipe F

220V, 50Hz
Nigeria Tipe D, Tipe G 230V, 50Hz
Nikaragua Tipe A, Tipe B 120V, 60Hz
Norwegia Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Oman Tipe C, Tipe G 240V, 50Hz
Pakistan Tipe C, Tipe D, Tipe G, Tipe M 230V, 50Hz
Palau Tipe A, Tipe B 120V, 60Hz
Panama Tipe A, Tipe B 110V, 60Hz
Pantai Gading Tipe C, Tipe E 230V, 50Hz
Papua Nugini Tipe I 240V, 50Hz
Paraguay Tipe C 220V, 50Hz
Perancis Tipe C, Tipe E 230V, 50Hz
Peru Tipe A, Tipe B, Tipe C 220V, 60Hz
Polandia Tipe A, Tipe B 120V, 60Hz
Portugal Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Qatar Tipe D, Tipe G 240V, 50Hz
Rep. Dem. Kongo Tipe C, Tipe D, Tipe E 220V, 50Hz
Republik Dominika Tipe A, Tipe B 110V, 60Hz
Rumania Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Rusia Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Rwanda Tipe C, Tipe J 230V, 50Hz
Saint Kitts and Nevis Tipe A, Tipe B, Tipe D, Tipe G 230V, 60Hz
Saint Lucia Tipe G 240V, 50Hz
Saint Vincent & the Grenadines Tipe A, Tipe C, Tipe E, Tipe G, Tipe I, Tipe K 230V, 50Hz
Samoa Tipe I 230V, 50Hz
San Marino Tipe C, Tipe F, Tipe L 230V, 50Hz
Sao Tome & Principe Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Selandia Baru Tipe I 230V, 50Hz
Senegal Tipe C, Tipe D, Tipe E, Tipe K 230V, 50Hz
Serbia Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Seychelles Tipe G 240V, 50Hz
Sierra Leone Tipe D, Tipe G 230V, 50Hz
Singapura Tipe C, Tipe G, Tipe M 230V, 50Hz
Siprus Tipe G 240V, 50Hz
Slovenia Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Slovakia Tipe C, Tipe E 230V, 50Hz
Solomon (Kep.) Tipe G, Tipe I 220V, 50Hz
Somalia Tipe C 220V, 50Hz
Spanyol Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Sri Lanka Tipe D, Tipe G, Tipe M 230V, 50Hz
Sudan Tipe C, Tipe D 230V, 50Hz
Suriah Tipe C, Tipe E, Tipe L 220V, 50Hz
Suriname Tipe C, Tipe F 127V, 60Hz
Swaziland Tipe M 230V, 50Hz
Swedia Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Swiss Tipe C, Tipe J 230V, 50Hz
Taiwan Tipe A, Tipe B 110V, 60Hz
Tajikistan Tipe C, Tipe F, Tipe I 220V, 50Hz
Tanjung Verde Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Tanzania Tipe D, Tipe G 230V, 50Hz
Thailand Tipe A, Tipe B, Tipe C, Tipe F, Tipe O 220V, 50Hz
Timor Leste Tipe C, Tipe E, Tipe F, Tipe I 220V, 50Hz
Togo Tipe C 220V, 50Hz
Tonga Tipe I 240V, 50Hz
Trinidad & Tobago Tipe A, Tipe B 115V, 60Hz
Tunisia Tipe C, Tipe E 220V, 50Hz
Turki Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Turkmenistan Tipe B, Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Tuvalu Tipe I 220V, 50Hz
Uganda Tipe G 240V, 50Hz
Ukraina Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Uni Emirat Arab Tipe C, Tipe D, Tipe G 220V, 50Hz
Uruguay Tipe C, Tipe F, Tipe I, Tipe L 230V, 50Hz
Uzbekistan Tipe C, Tipe I 220V, 50Hz
Vanuatu Tipe C, Tipe G, Tipe I 220V, 50Hz
Venezuela Tipe A, Tipe B 120V, 60Hz
Vietnam Tipe A, Tipe C, Tipe F 220V, 50Hz
Yaman Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Yunani Tipe C, Tipe F 230V, 50Hz
Zambia Tipe C, Tipe D, Tipe G 230V, 50Hz
Zimbabwe Tipe D, Tipe G 220V, 50Hz

Baca Juga: Pengertian Light Dependent Resistor (LDR), Karakteristik, Fungsi, Cara Kerja, Dan Cara Pengukurannya

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar jenis colokan listrik dan soket listrik di berbagai negara. Semoga dapat membantu dan sampai jumpa di artikel-artikel selanjutnya. 

Bagikan Postingan:

Leave a Comment