Pengertian Rumus Slovin: Rumus, Syarat Menghitung dan Kelebihannya

Saat akan melakukan suatu penelitian, Anda mungkin membutuhkan rumus sovlin satu ini. Keberadaan dari rumus tersebut sangat bermanfaat terutama digunakan untuk populasi ataupun sampel agar lebih mudah sekaligus efisien.

Sebab penggunaan dari rumus tersebut biasanya dapat digunakan untuk menghitung sekaligus menentukan sample secara tepat untuk kegiatan penelitian di berbagai bidang. Keberadaan sampel tersebut tidak keseluruhan dari subjek, tetapi hanya dalam bentuk perwakilan yang nantinya akan memberikan gambaran umum dari populasi tertentu.

Oleh sebab itulah ketika akan menghitung dan menentukan suatu sampel maka jangan pernah dilakukan secara sembarangan dan bisa mempertimbangkan penggunaan rumus ini. Untuk memahami lebih lanjut mengenai rumus slovin sample, maka silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Rumus Slovin

Pengertian Rumus Slovin

Sebelum memutuskan untuk menggunakan rumus slovin, maka penting memahami bagaimana pengertiannya dahulu. Jadi ini merupakan sebuah rumus yang digunakan untuk memberikan kemudahan menemukan jumlah minimum sampel dari populasi yang terbatas atau dikenal dengan finite population survei.

Keberadaan dari rumus satu ini juga termasuk ke dalam simple random sampling sebab setiap individu diberikan kesempatan sama untuk menjadi sampel. Sedangkan tujuan utama dari rumus tersebut adalah mencari estimasi jumlah populasi.

Estimasi yang dimaksud yakni proporsi populasi dan bukan  rata rata dari populasi. Melalui jumlah nilai estimasi itulah nantinya akan dibuat di dalam bentuk persentase. Sedangkan rumus slovin menurut Sugiyono yakni sebuah rumus yang bisa digunakan buat mencari besaran sampel dan dianggap bisa mewakili keseluruhan dari suatu populasi.

Keberadaan dari rumus ini ternyata ditemukan oleh seorang ilmuwan bernama Slovin di tahun 1960an silam dan dipublikasikan oleh Jurnal the Philippine Statictician. Meski begitu, terdapat juga literatur yang menyatakan bahwa Yamane di tahun 1967 adalah referensi paling tua yang mencantumkan adanya rumus slovin.

Baca Juga:  Pengertian E-bisnis: Komponen, Dampak, Contoh Serta Kelebihannya

Di awal penggunaannya rumus tersebut hanya digunakan buat mencari sampel menggunakan populasi cukup besar. Oleh sebab itulah membutuhkan adanya rumus tertentu dimana mampu mencari sample yang bisa mewakilkan semua populasi besar tersebut.

Rumus Slovin

Untuk dapat melakukan perhitungan menggunakan rumus satu ini, maka adanya rumus perhitungan. Adapun cara menghitung rumus slovin menggunakan rumus dibawah ini:

n =N/1+N(e)2

Keterangan :

n : ukuran sample atau total  jumlah responden

N : ukuran populasi

E : Persentase kelonggaran ketelitian kesalahan dalam pengambilan sample yang masih dapat ditolerir e=0,1

Sebagai informasi tambahan untuk penulisan dari rumus N biasanya juga akan ditulis menggunakan simbol a. Semakin kecil nilai dari a membuat tingkat ketelitian  di dalam riset juga akan semakin tinggi, itu berarti dalam melakukan kesalahan juga akan semakin kecil.

Di dalam penggunaan dari rumus tersebut, juga terdapat ketentuan yang harus diperhatikan dengan baik diantaranya adalah:

  • Nilai e : 0,1 (10%) buat populasi di dalam jumlah besar
  • Nilai e : 0,2 (20%) buat populasi untuk jumlah kecil.

Ketentuan dan Syarat Penggunaan Rumus

Sebelum memutuskan untuk menggunakannya, maka Anda harus memahami ketentuan dan syarat menggunakan rumus slovin terlebih dahulu. Perlu diingat bahwa keberadaan dari rumus tersebut hanya dapat digunakan saat mengetahui jumlah keseluruhan dari populasi.

Walaupun begitu, populasi tersebut tidak harus diketahui ataupun dimasukkan ke dalam kelompok sesuai dengan karakteristik tertentu. Seperti sudah disinggung sebelumnya bahwa rumus slovin adalah termasuk ke dalam simple random sampling.

Itulah mengapa setiap individu populasi juga mempunyai kesempatan sama  dalam proses mengambil peran di dalam survei. Di samping itu, sebelum mengaplikasikan rumus ini maka pihak peneliti wajib menetapkan taraf keyakinan alias confidence level terlebih dahulu.

Rumus ini hanya  dapat digunakan apabila tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Itu berarti seorang peneliti 95 persen yakin bahwa terdapat adanya kebenaran pada penelitian tersebut. Sedangkan untuk taraf signifikasi yaitu sisanya dari nilai tersebut yakni 5 persen.

Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Penentuan Ukuran Sample

Dalam metode slovin juga terdapat sejumlah hal yang harus diperhatikan di dalam menentukan ukuran sampel yakni presisi sekaligus keyakinan.  Untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasan mengenai presisi dan keyakinan.

Ketelitian (Presisi)

adapun untuk ketelitian atau presisi sendiri berkaitan dengan seberapa dekat taksiran sampel terhadap karakteristik dari populasi. Semakin dekat Anda menginginkan hasil sampel yang bisa mendekati karakteristik, maka semakin tinggi tingkat ketelitiannya.

Selain itu, semakin tinggi tingkat ketelitiannya, maka ukuran sampel yang dibutuhkan juga akan semakin besar. Terlebih lagi apabila variabilitas di dalam sebuah populasi tersebut besar.

Keyakinan (Confidence)

Sedangkan untuk keyakinan atau confidence berkaitan dengan kisaran variabilitas di dalam distribusi proses pengambilan sampe dari rata rata sample.  Variabilitas tersebut biasanya dikenal dengan standar error dan mempunyai simbol s-x.

Di dalam keyakinan itulah nantinya juga bisa menunjukkan seberapa yakin taksiran berlaku bagi populasi secara sungguh-sungguh.

Alasan Menggunakan Rumus Ini

Hampir sama seperti dengan rumus lainnya, rumus satu ini ternyata juga mempunyai sejumlah kelebihan. Berikut ini sejumlah alasan mengapa menggunakan rumus slovin yang perlu Anda ketahui:

Mudah Dipahami Karena Sederhana

Perlu diingat bahwa keberadaan dari rumus tersebut relatif sederhana sekaligus mudah dipahami. Bahkan seseorang yang tidak mempunyai background dunia statistik mampu memahami rumus tersebut dengan baik.

Bisa Mengontrol Tingkat Kesalahan

Alasan menggunakan rumus slovin berikutnya adalah para peneliti dapat melakukan kontrol terhadap tingkat kesalahan yang bisa diizinkan. Dengan begitu dapat memungkinkan peneliti agar bisa menyesuaikan tingkat ketelitian yang diinginkan berdasarkan kebutuhan dari penelitian.

Baca Juga:  Mengenal Satuan Daya Listrik Beserta Contoh Soal

Dapat Digunakan Secara Luas

Keberadaan dari rumus ini sudah digunakan secara luas di berbagai bidang mulai dari bisnis, penelitian sosial, ilmu politik sekaligus ilmu ekonomi. Karena itulah menjadikan rumus tersebut sangat umum digunakan dalam proses pengambilan sampel.

Bisa Menghemat Waktu serta Sumber Daya

Penggunaan dari rumus inilah secara tidak langsung juga mampu menghemat waktu sekaligus sumber daya. Sebab dengan menggunakan rumus tersebut, peneliti bisa menghitung ukuran sample yang dibutuhkan tanpa perlu mengambil semua sample populasi.

Kelemahan Rumus

Kendati keberadaan dari rumus tersebut mempunyai sejumlah kelebihan tetapi dibaliknya juga terdapat sejumlah kelemahan yang harus dipahami. Misalnya saja adalah rumus tersebut tidak mempunyai perhitungan power statistik.

Karena tidak mempunyai power statistik yang tinggi itulah maka membuat pengambilan kesimpulan menjadi kurang akurat. Kelemahan lainnya adalah kejelasan istilah masih dipertanyakan terutama karena margin of error didalamnya dilambangkan dengan huruf e, sedangkan lambang e dalam literatur berbeda menjadi notasi dari error tolerance.

Kelemahan lainnya adalah rumus tersebut ternyata hanya dapat diaplikasikan di dalam perhitungan persentase. Karena itulah tidak semua kegiatan penelitian dapat memanfaatkan keberadaan rumus satu ini.

Dalam dunia penelitian memang terdapat sejumlah rumus yang bisa digunakan untuk memperoleh hasil tepat terutama untuk data terkait dengan  populasi. Keberadaan dari metode rumus slovin inilah menjadi salah satu rumus penting dalam kegiatan penelitian.

Sebab dengan menggunakan rumus tersebut, Anda bisa lebih mudah dalam melakukan perhitungan sample di dalam sebuah penelitian kuantitatif. Di samping itu, rumus slovin juga mempunyai sejumlah kelebihan dan kekurangan didalam aplikasinya.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment