Satuan Berat: Pengertian, Jenis dan Alat Ukur Yang Digunakan

Ketika sudah menginjak sekolah dasar, sebenarnya kita sudah belajar mengenai satuan berat di dalam pelajaran matematika. Tetapi kemungkinan besar, Anda sudah lupa atau masih bingung bagaimana memahami materi tersebut.

Satuan sendiri merupakan sebuah sistem metrik yang biasanya digunakan untuk menyatakan ukuran besaran. Selain itu, elemen tersebut berguna untuk membandingkan antar ukuran dari suatu besaran tertentu.

Berat sebuah benda di dalam ilmu fisika merupakan gaya yang diakibatkan karena gravitas berkaitan dengan massa benda tersebut. Untuk memahaminya lebih jauh, maka berikut ini sudah kami sediakan penjabaran mengenai materi ini di dalam ilmu matematika.

Pengertian Berat dan Massa

Pengertian Berat dan Massa

Sebelum memahami satuan berat benda, maka terlebih dahulu harus memahami pengertian dari berat dan massa terlebih dahulu. Adapun berat merupakan sebuah gaya yang disebabkan karena adanya gravitasi bersangkutan dengan massa benda.

Massa benda sendiri akan bersifat tetap dimanapun dan kapanpun berada. Tetapi berat dari sebuah benda akan berubah berdasarkan dengan besarnya percepatan gravitasi di suatu tempat. Adapun untuk menghitung berat dapat dilakukan dengan cara mengalikan massa benda dengan kecepatan gravitasi dimana benda tersebut berada.

Sehingga bisa dikatakan bahwa berat benda yang berada di bumi, tentu akan berbeda beratnya apabila berada di bula. Sebagai contohnya apabila benda dengan massa 10 kg, maka akan tetap mempunyai massa 10 kg di bumi ataupun di bulan.

Tetapi ketika benda tersebut berada di bumi, maka beratnya bisa jadi adalah 98 newton, sedangkan di bulan hanya sekitar 16,3 newton saja.

Pengertian Satuan Berat

Pengertian Satuan Berat

Sudah memahami pengertian berat dan massa, berikutnya adalah satuan berat dimana merupakan sebuah standar atau dasar ukuran yang dapat membantu menyatakan berat dari sebuah benda. Sebagai contohnya terdapat buah dengan berat 1 kg, maka satuan yang sering digunakan adalah ons, ton, kuintal, kg, gram, lbs dan lainnya.

Baca Juga:  Contoh Soal dan Jawaban Konversi Sistem Bilangan Biner, Desimal, Oktal, dan Heksadesimal

Biasanya penggunaan tersebut sering dijumpai ketika sedang berbelanja di pasar ataupun membeli barang di toko bangunan dan masih banyak lagi. Untuk memberikan kemudahan dalam melakukan perhitungan, maka dibutuhkan alat ukur dimana akan dibahas pada poin berikutnya.

Rumus Satuan Berat

Untuk bisa menghitung berat dari suatu benda, maka Anda akan membutuhkan rumus satuan berat. Adapun rumusnya adalah sebagai berikut:

W = Mg

Dimana apabila percepatan dari gravitasi n dan massa benda W berat benda satuan SI untuk berat adalah Newton (N).

Jenis Jenis Satuan Untuk Ukuran Berat

Jenis Jenis Satuan Untuk Ukuran Berat

Tidak bisa dipungkiri bahwa satuan berat adalah salah satu elemen yang sangat penting. Perlu diingat juga bahwa satuan ukuran tersebut bukan hanya kilogram saja, tetapi juga masih ada penggunaan jenis satuan lainnya.

Adapun beberapa jenis satuan yang biasanya dapat digunakan untuk pengukuran berat tersebut adalah kuintal, ton, kilogram, ons, dan gram. Untuk lebih jelasnya, berikut ini macam macam yang perlu diketahui.

  • Ton
  • Kuintal (kw)
  • Kilogram (kg)
  • Hektogram (hg)
  • Ons
  • Dekagram (dag)
  • Gram (g)
  • Desigram (dg)
  • Centigram (cg)
  • Miligram (mg)

Tangga Satuan Berat

Agar bisa menghitung tersebut, maka Anda bisa memanfaatkan keberadaan tangga terlebih dahulu. Untuk lebih jelasnya, berikut tangga dari satuan berat:

Tangga Satuan Berat

Dari keterangan tangga di atas, maka cara menghitung satuan berat adalah sebagai berikut:

  • Apabila ingin mengubah satuan ke bawah, maka setiap turun satu tangga dapat dikali 10
  • Sedangkan apabila ingin mengubah satuan ke atas maka setiap naik dapat dibagi 10

Konversi dari Satuan Berat

Berdasarkan dari penjelasan di atas, maka terdapat beberapa jenis satuan yang biasanya digunakan. Selain memahami urutan satuan berat melalui tangga satuan diatas, berikutnya Anda juga perlu memahami contoh konversinya.

Baca Juga:  Pengertian Sistem Bilangan Desimal dan Cara Konversi Bilangan Desimal.

Hal tersebut sangat penting karena nantinya dapat dijadikan sebagai pengetahuan jika memperoleh pertanyaan mengenai konversi dari satuan. Berikut ini beberapa contoh dari konversi satuan yang perlu diketahui:

  • 1 kg : 1000 g
  • 1 hg : 100 g
  • 1 dag : 10 g
  • 1 g : 1 g
  • 1 dg : 0,1 g
  • 1 cg : 0,01 g
  • 1 mg : 0,001 g

Selain penggunaan dari konversi satuan dari berat di atas, ternyata juga masih terdapat satuan berat lainnya dimana perlu diketahui diantaranya adalah:

  • 1 kuintal : 100 kg
  • 1 ton : 1000 kg
  • 1 pon : 0,5 kg : 5 ons
  • 1 ons : 0,1 kg : 1 hg
  • 1 karat : 0,0002 kg
  • 1 stone : 6,35
  • 1 cental : 45,35 kg

Jenis Alat Ukur yang Digunakan

Agar proses pengukuran satuan dari berat mempunyai hasil yang akurat, maka dibutuhkan penggunaan alat ukur di dalam prosesnya. Oleh karena itulah dalam melakukan pengukuran berat sebaiknya jangan pernah dilakukan dengan mengira ngira atau berdasarkan prediksi saja.

Bayangkan saja apabila proses perhitungan hanya dilakukan melalui prediksi maka hasilnya kurang optimal sehingga hanya akan mengakibatkan kerugian saja. Nah, berikut ini beberapa jenis alat yang digunakan untuk berat.

Timbangan Kodok

Ini merupakan jenis timbangan yang paling sering ditemukan di warung ataupun pasar. Penggunaan dari alat tersebut biasanya adalah untuk menimbang berat beras, gula, buah buahan, telur hingga daging.

Agar bisa berfungsi dengan baik, maka timbangan tersebut dilengkapi dengan anak timbangan yang terdiri dari berat berbeda. Yakni mulai dari 50 gram hingga 100 gram. Kapasitas yang dimiliki timbangan ini adalah hingga 10 kg.

Timbangan Badan

Sedangkan jenis timbangan badan biasanya dibutuhkan apabila pengukuran berat tidak dapat dilakukan menggunakan timbangan kodok. Secara umum jenis timbangan tersebut sering ditemukan di rumah sakit, apotek, puskesmas, klinik dan lainnya.

Timbangan Digital

Apabila ingin memperoleh hasil pengukuran berat lebih akurat, maka dapat langsung menggunakan timbangan digital ini. Jenis timbangan tersebut paling mudah ditemukan di supermarket, swalayan ataupun toko besar.

Baca Juga:  Rumus Konduksi, Pengertian, Contoh Soal dan Manfaatnya

Neraca

Neraca juga termasuk ke dalam alat pengukur berat berikutnya. Dimana biasanya digunakan untuk mengukur emas atau benda dengan ukuran lebih kecil.

Timbangan Duduk

Timbangan duduk atau barang merupakan sebuah timbangan yang berfungsi untuk mengukur berat beras, gula, terigu ataupun apapun dalam jumlah besar.

Contoh Soal

Untuk memahami lebih lanjut mengenai satuan dari berat, pahami juga contoh satuan berat dengan soal dibawah ini:

Endra membeli buah salak sebanyak 2500 gram dan stroberi 7800 gram. Berapa hasil jika dikonversikan ke kilogram?

Jawaban : 2500 gram salah : 2,5 kg

7800 gram stroberi : 7,8 kg

Keberadaan dari satuan dari berat memang menjadi elemen yang sangat penting karena bisa digunakan untuk menyatakan berat dari sebuah benda. Terdapat beberapa satuan untuk pengukuran berat yang biasanya digunakan seperti kilogram, hektogram, gram, miligram dan lainnya.

Untuk mengonversi satuan ke satuan lainnya, Anda bisa memanfaatkan keberadaan tangga satuan dari berat. Dengan mengetahui pengertian dan jenis satuan berat, maka sangat berguna apabila ingin melakukan perhitungan.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment