AC 1,5 PK Berapa Watt? Simak Penjelasannya Berikut Ini

AC 1,5 pk berapa watt?, Menjadi salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan oleh masyarakat Indonesia ketika hendak membeli produk elektronik tersebut. Hal itu wajar mengingat jika AC yang dipasang di rumah ukurannya tidak sesuai bisa membuat kinerja listrik akan terganggu.

Bahkan lebih parahnya listrik yang ada di rumah bisa mati ketika AC itu dayanya kelewatan besar. Oleh karena itu untuk menghindari agar hal tersebut tidak terjadi, sebelum membelinya penting untuk menghitungnya terlebih dahulu. Lantas bagaimana cara menghitung AC 1,5 PK itu?.

Mengetahui Pengertian PK pada AC

Perlu diketahui bahwa di dalam dunia AC, istilah PK itu berasal dari bahasa Belanda “Paard Kracht” yang memiliki arti tenaga kuda. Di mana semakin besar nilai PK yang ditawarkan oleh Air Conditioner tersebut, maka semakin dingin pula suhu yang dihasilkan.

Namun AC dengan PK besar mempunyai kekurangan yang mana membutuhkan konsumsi daya jauh lebih tinggi. Oleh karena itu sebelum membelinya pastikan telah memilih produk yang sesuai dengan kondisi daya di rumah agar nantinya tidak membuat pengeluaran bulanan membengkak.

AC 1,5 PK Berapa Watt?

Untuk mengetahui AC mana yang layak dipilih, kamu perlu menyesuaikan terlebih dahulu perangkat elektronik itu dengan daya listrik di rumah. Dalam hal ini jangan sampai tempat tinggal yang kamu huni listriknya tiba-tiba mati hanya disebabkan oleh PK AC terlalu besar.

Biasanya PLN itu akan menyediakan beberapa opsi standar daya listrik mulai dari 220 VA, 450 VA, 900 VA hingga 5500 VA. Nantinya setelah kamu mengetahui besaran daya listrik di rumah, maka tahap selanjutnya yakin memahami daya AC yang sesuai dengan jumlah PK-nya. Adapun cara menghitung AC 1,5 PK berapa watt seperti berikut ini.

Baca Juga:  Inilah 3 Fungsi Kiprok Pada Motor dan Cara Merawatnya

Air Conditioner Standar

Hitungan PK pada AC tipe standar itu adalah berbanding lurus. Itu artinya semakin besar nilai PK pada AC, maka semakin besar juga daya yang dibutuhkan untuk mengoperasikannya. Tetapi pemakaian daya di AC tipe standar ini cenderung lebih stabil pada watt yang sudah ditentukan tanpa adanya perubahan ketika dioperasikan. Adapun contoh perhitungan PK pada AC tipe standar seperti berikut ini.

  • Air conditioner ½ PK tipe standar itu membutuhkan daya sebesar 400 watt.
  • Air conditioner ¾ PK tipe standar itu membutuhkan daya sebesar 600 watt.
  • Air conditioner 1 PK tipe standar membutuhkan daya sebesar 840 watt.
  • Air conditioner 1,5 PK tipe standar membutuhkan daya sebesar 1170 watt.
  • Air conditioner 2 PK tipe standar membutuhkan daya sebesar 1920 watt.
  • Air conditioner 2,5 PK tipe standar membutuhkan daya sebesar 2570 watt.

Air Conditioner Tipe Low Watt

Umumnya nilai PK yang ada pada air conditioner tipe low watt ini jauh lebih besar namun dengan daya yang rendah. Meskipun begitu cara penyerapan daya dari AC tipe ini tidak jauh berbeda dengan ketika dioperasikan. Bahkan tidak sedikit juga AC Low watt yang memiliki PK tinggi dan daya rendah hanya menghasilkan suhu sangat kecil. Namun AC tipe ini mempunyai unggulan yang mana jauh lebih awet jika dibandingkan dengan standar. Adapun contoh perhitungan PK pada AC tipe Low watt seperti berikut ini.

  • AC tipe Low watt ½ PK itu membutuhkan daya sebesar 320 watt.
  • AC tipe low watt ¾ PK itu membutuhkan daya sebesar 530 watt.
  • AC tipe low watt 1 PK itu membutuhkan daya sebesar 660 watt.
Baca Juga:  Gejala Kerusakan pada Setrika, penyebab kerusakan dan Cara Memperbaikinya

Air Conditioner Tipe Interval

AC interval sendiri merupakan terobosan terbaru dalam hal penggunaan daya watt dan PK. Hal itu bisa terjadi dikarenakan ketika air conditioner itu sedang beroperasi, daya yang dipakai di awal-awal akan lebih tinggi. Setelah itu ketika sudah mencapai titik dingin dayanya akan turun dan menjadi stabil. Di antara sekian banyak jenis AC yang ada di pasaran, bisa dibilang jika air conditioner interval ini termasuk yang paling menguntungkan bagi perumahan maupun perkantoran dikarenakan tarifnya tidak terlalu mahal. Adapun contoh perhitungan PK pada AC tipe interval ini seperti berikut.

  • AC  interval 1 PK membutuhkan daya sebesar 225 hingga 920 watt.
  • AC  interval 1,5 PK membutuhkan daya listrik sebesar 270 hingga 1070 watt.
  • AC interval 2 PK membutuhkan daya sebesar 300 hingga 1710 watt.
  • AC interval 2,5 PK membutuhkan daya sebesar 350 hingga 2220 watt.

Bagaimana Cara Menentukan Ukuran PK AC yang Sesuai dengan Ruangan Itu?

Cara menentukan ukuran PK AC yang sesuai dengan ruangan itu, pada dasarnya sangatlah mudah dilakukan. Dalam hal ini untuk menentukannya kamu hanya perlu menghitung terlebih dahulu luas ruangan yang ingin dipasangi AC tersebut. Untuk perhitungannya sendiri mengacu pada BTU (British Thermal Unit). Adapun contoh perhitungannya seperti berikut ini.

Misalnya sebuah ruangan mempunyai ukuran 4 X 2 meter. Kemudian nilai british termal unitnya 500, maka Perhitungan ukuran AC yang sesuai seperti di bawah ini.

Nilai BTU = Panjang x Lebar x 500
= 4 x 2 x 500
= 4000 BTU

Berdasarkan hitungan diatas bisa disimpulkan bahwa nilai BTU pada ruangan dengan ukuran 4 x 2 m itu kurang dari 5000, maka AC yang cocok digunakan yakin dengan ukuran ½ PK.

AC 1,5 PK Berapa Watt

Tiga Kelebihan Menggunakan AC Low Low Watt

AC tipe low watt menjadi salah satu produk elektronik yang cocok digunakan untuk keluarga kecil. Hal itu dikarenakan AC tipe ini mempunyai banyak sekali keunggulan. Adapun beberapa keunggulan dari menggunakan AC low watt seperti berikut ini.

  • Terbukti Lebih Ramah Lingkungan
Baca Juga:  Jenis-jenis Pengaman Listrik

Keunggulan pertama dari AC tipe low watt yaitu lebih ramah lingkungan. Hal itu bisa terjadi dikarenakan AC tersebut hanya mengkonsumsi daya lebih sedikit. Dengan begitu secara tidak langsung bisa mengurangi emisi gas rumah kaca dan meminimalisir jejak karbon. Alhasil pada akhirnya sangat baik untuk lingkungan sekitar.

  • Tidak Menimbulkan Bising

Untuk kamu yang sensitif dengan kebisingan, maka AC low watt ini patut untuk dipertimbangkan. Mengingat AC tipe ini sudah dibuat dengan teknologi canggih sehingga tingkat kebisingannya bisa diminimalisir. Adapun ruangan yang cocok menggunakan AC jenis ini seperti kamar tidur, tempat belajar maupun dapur.

  • Jauh Lebih Awet

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya AC low watt ini dibuat dengan teknologi canggih sehingga membuatnya jauh lebih awet jika dibandingkan dengan tipe konvensional. Bukan hanya itu saja namun AC low watt ini juga memiliki keunggulan minim perawatan. Meskipun begitu tetap saja kamu perlu merawatnya dengan benar agar lebih awet.

Dari ulasan di atas dapat disimpulkan bahwa AC 1,5 PK berapa watt itu untuk air conditioner tipe standar membutuhkan daya sebesar 1170 watt. Sedangkan untuk AC tipe interval membutuhkan daya sebesar 1070 watt.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment