Integrated Circuit Adalah: Pengertian, Sejarah dan Fungsinya

Integrated circuit adalah sebuah komponen elektronik aktif yang didalamnya berisi gabungan dari ratusan hingga jutaan transistor.

Integrated circuit biasa disingkat dengan sebutan IC. IC sendiri merupakan komponen yang sangat penting yang biasanya dapat ditemukan pada rangkaian elektronika.

Banyak orang yang belum mengetahui secara mendalam mengenai integrated circuit ini. Dalam artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenai pengertian, sejarah, jenis, fungsi, kelemahan dan kelebihannya. Simak pembahasan lengkap mengenai IC di artikel ini sampai akhir ya!

Pengertian Integrated Circuit

Integrated circuit atau yang biasa disebut dengan IC integrated circuit adalah gabungan dari ratusan, ribuan, bahkan jutaan resistor, transistor, kapasitor, dan dioda dengan ukuran mikro.

Komponen ini dilakukan penataan dan disusun sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan sebuah rangkaian elektronika dalam ukuran kecil.

Bahan yang digunakan untuk membuat IC merupakan bahan semikonduktor. Sebagian besar masyarakat juga mengenal IC dengan sebutan chip. IC berbentuk kecil yang dibuat dari silikon padat. IC kebanyakan berwarna hitam dengan banyak kaki sehingga menyerupai dengan bentuk sisir.

Sejarah Penemuan Integrated Circuit

Sejarah Penemuan Integrated Circuit

Pada tahun 1958, integrated circuit pertama kali ditemukan oleh seorang insinyur yakni bernama Jack Kilby. Ia bekerja di sebuah kantor yakni Texas Instruments yang pada saat itu sedang berusaha menyelesaikan eksperimen dengan konsep dimana semua komponen elektronik digabungkan.

Jack Kilby yang pada waktu itu ikut dalam proses eksperimen akhirnya dapat menciptakan sebuah bahan semikonduktor yang bisa digunakan untuk menggabungkan jutaan komponen elektronik.

Tidak berselang lama, seseorang bernama Robert Noyce yang pada saat itu bekerja di Fairchild Semiconductor Corporation mengembangan penemuan yang serupa. Sejak masa itu banyak eksperimen dan penelitian yang dilakukan untuk mengembangan integrated circuit.

Jenis-Jenis Integrated Circuit Berdasarkan Teknik Pembuatannya

Jenis-Jenis Integrated Circuit Berdasarkan Teknik Pembuatannya

Terdapat berbagai jenis integrated circuit jika dilihat dari teknik pembuatannya, di antaranya adalah:

Baca Juga:  3 Cara Cek Saldo K Vision dan Metode Top Up Terbarunya

1. Integrated Circuit Monolitik

Jenis yang pertama adalah IC monolitik dimana dibuat dari sebuah proses integrasi chip tunggal dengan sebuah komponen pasif dan aktif. IC jenis ini dibuat dengan menggunakan silikon yang bersifat semikonduktor.

Pembuatan IC monolitik menekankan pada hasil komponen yang baik namun biaya pembuatannya lebih terjangkau. IC jenis ini dapat ditemui pada televisi hingga amplifier atau penguat pada alat elektronik tertentu.

2. Integrated Circuit Hybrid

Jenis yang kedua adalah IC hybrid dimana cara pembuatannya adalah dengan menggabungkan beberapa chip dan diintegrasikan menjadi satu kesatuan dalam sebuah sirkuit. IC hybrid biasanya ditemukan di alat elektronik dengan daya tinggi. Daya yang digunakan minimal 5 watt sampai 50 watt.

3. Integrated Circuit Thick and Thin Film

Jenis yang ketiga adalah IC thick and thin film dibuat dengan ukuran lebih besar jika dibandingkan dengan jenis IC lainnya. Cara kerja IC jenis ini adalah dengan mengintegrasikan kapasitor dan komponen pasif ke dalam chip.

IC jenis thin film dibuat dengan teknik penguapan atau biasa disebut dengan metode katoda sputtering. Sedangkan IC jenis thick film dibuat dengan menggunakan teknik yang dinamakan sablon.

Jenis-Jenis Integrated Circuit Berdasarkan Komponennya

Jenis-Jenis Integrated Circuit Berdasarkan Komponennya

Seiring dengan perkembangan zaman, terdapat beberapa jenis integrated circuit jika dilihat berdasarkan komponen utamanya. Berikut pembahasan lengkapnya:

1. Integrated Circuit Transistor Transistor Logic (IC TTL)

Jenis yang pertama adalah IC TTL yakni merupakan sebuah sirkuit yang terpadu yang biasanya digunakan untuk sumber tegangan yang relatif rendah yakni 4,75 volt sampai 5,25 volt. Komponen susunan utama dari jenis IC TTL adalah transistor.

Kumpulan transistor ini berbagai fungsi logika yakni melakukan dan mengontrol keadaan On atau Off sebuah alat elektronik pada IC digital. IC TTL ini memiliki tiga fungsi logika dasar yakni NOT, OR, dan AND.

Baca Juga:  Cara Memasang Antena TV Indoor yang Benar

2. Integrated Circuit Complementary Metal Oxide Semiconductor

Jenis yang kedua adalah IC CMOS yakni sirkuit yang komponennya hampir sama dengan IC TTL. Namun, memungkinkan konsumsi energi yang lebih rendah dibandingkan IC TTL tapi bisa digunakan untuk sumber tegangan yang lebih tinggi yakni 3 volt sampai 15 volt.

3. Integrated Circuit Linear

Jenis IC yang ketiga merupakan IC analog bukan jenis IC digital. Perbedaan utama IC analog dengan IC digital adalah jika IC digital menggunakan sinyal kontak, maka IC analog jenis linier ini menggunakan sinyal dengan gelombang sinusoida.

Gelombang sinusoida ini berfungsi untuk penguat atau amplifier. Jadi, IC jenis ini hanya bisa digunakan untuk penguat tegangan bukan sebagai gerbang utama logika dari sebuah alat elektronik.

Fungsi Integrated Circuit

Fungsi Integrated Circuit Digital

Dari tiga jenis integrated circuit diatas, berikut beberapa fungsi dari integrated circuit adalah:

1. Fungsi Integrated Circuit Digital

Berikut beberapa fungsi utama dari IC digital baik jenis TTL atau CMOS adalah:

  • Sebagai gerbang logika
  • Clock
  • Multiplexer
  • Calculator
  • Memory
  • Mikroprosesor
  • Timer
  • Flip flop
  • Counter, dan

2. Fungsi Integrated Circuit Analog

Fungsi Integrated Circuit Analog

 

Berikut beberapa fungsi utama dari IC analog dengan jenis linear adalah:

  • Voltase
  • Sebagai penguat daya
  • Sebagai penguat operasional alat elektronik
  • Multiplier
  • Penerima RF
  • Regulator tegangan, dan
  • Amplifier IF dan RF.

Kelebihan Integrated Circuit Adalah

Integrated circuit banyak digunakan pada alat-alat elektronik saat ini karena memiliki banyak kelebihan. Berikut beberapa kelebihan dari menggunakan IC, adalah:

  • IC dapat mengerjakan sebuah fungsi atau banyak fungsi yang rumit.
  • IC cocok digunakan untuk sistem operasi elektronik dengan sinyal yang rendah.
  • IC dapat diproduksi secara massal atau dalam jumlah yang banyak sehingga harganya di pasaran lebih terjangkau dibandingkan dengan komponen elektronik lain yang memiliki fungsi yang sama.
  • IC memiliki berat yang ringan sehingga sangat cocok untuk dijadikan bagian penting dari sebuah alat elektronik bahkan yang berukuran kecil sekalipun.
  • IC akan lebih mudah diperbaiki jika ada kerusakan.
  • IC dapat menghemat penggunaan daya listrik pada suatu alat elektronik.
Baca Juga:  Frekuensi RCTI K Vision dan Cara Aksesnya

Kekurangan Integrated Circuit

Kekurangan Integrated Circuit

Meskipun memiliki kelebihan yang banyak, IC tetap memiliki kekurangan atau kelemahan. Berikut ini kekurangan dari penggunaan IC, adalah:

  • IC hanya dapat dioperasikan atau digunakan pada sebuah sistem yang berjalan dengan daya tegangan yang rendah. Jadi jika ada sistem dengan daya tegangan yang tinggi, tidak dapat menggunakan IC.
  • IC sangat sensitif terhadap electrostatic discharge yakni gelombang statis yang tidak terkendali sehingga dalam proses pemasangan atau perbaikan IC perlu kehati-hatian yang tinggi agar tidak mengalami kerusakan pada fungsi tertentu.
  • IC tidak bisa diletakkan di daerah dengan suhu yang tinggi sehingga perlu adanya pendingin yang diletakkan di sekitar IC agar dapat menurunkan suhu IC tersebut ketika sering digunakan.

Integrated circuit adalah komponen penting yang ada pada hampir semua alat elektronik saat ini karena digunakan sebagai gerbang berbagai fungsi dari alat elektronik tersebut. IC banyak digunakan karena bentuknya yang kecil namun mampu menampung banyak jaringan untuk alat elektronik.

Meski demikian, IC merupakan bagian yang rentan dan sensitif mengalami kerusakan. Jadi jika ada masalah dengan IC alat elektronik Anda, ada baiknya segera mengunjungi ahli sehingga alat elektronik Anda bisa diselamatkan dari kerusakan.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment