Merk Kapasitor Kipas Angin Terbaik, Fungsi dan Cara Merawatnya

Salah satu komponen penting ada sebuah kipas angin adalah kapasitor. Fungsinya sangat penting untuk memastikan kinerja alat elektronik tersebut sesuai dengan kapasitasnya. Mau tahu apa merk kapasitor kipas angin yang bagus? Apa pula fungsi utamanya, dan penyebab rusak yang sering terjadi?

Semua akan dikupas tuntas disini, sebagai tambahan wawasan bagi Anda yang punya perangkat tersebut di rumah dan ingin lebih paham berbagai hal tentang kipas angin.

Merk Kapasitor Kipas Angin Terbaik

Merk Kapasitor Kipas Angin Terbaik, Fungsi dan Cara Merawatnya

Jika kapasitor pada kipas angin Anda rusak, menggantinya adalah solusi paling tepat. Tinggal mencari produk dari merk kapasitor kipas angin yang bagus di bawah ini.

Sekai

Produk pertama dari Sekai, yang juga merupakan merk kipas angin dan berbagai alat eletronik lainnya. Kapasitor yang disediakannya cukup variatif sehingga dapat digunakan untuk berbagai jenis kipas angin, mulai dari kipas angin meja, kipas angin gantung, hingga kipas angin dengan gagang berdiri.

Keunggulan produk ini adalah lebih tahan lama dan tidak butuh perawatan maksimal. Cukup pemantauan berkala soal kinerjanya.

Maspion

Sama halnya dengan Sekai, Maspion juga berkecimpung memproduksi produk kapasitor kipas angin. Bukan saja bisa dipakai untuk produk merek yang sama, tapi juga untuk kipas angin merk beda. Asalkan ukuran kapasitornya sesuai dengan kemampuan kipas angin.

Tersedia beberapa ukuran, mulai dari 1,5uf/250 Volt 3,3 uG, dan 2,5 uF. Anda bisa pilih mau yang ukurannya berapa.

Kipaske

Satu lagi merek yang tidak kalah terkenal, kualitas barangnya juga cukup mumpuni dan tahan lama. Jenisnya ada beberapa sesuai dengan ukuran dari kapasitor itu sendiri.

Apa Fungsi Kapasitor Kipas Angin

Membeli produk kapasitor yang bagus, akan sangat mempengaruhi kinerja dari sebuah kipas angin. Termasuk bagaimana komponen ini menjalankan fungsi kapasitor pada kipas angin adalah berikut ini.

Baca Juga:  Komponen Televisi Beserta Sejarah dan Fungsinya

Mengatur Kecepatan pada Putaran Kipas Angin

Kecepatan putaran kipas juga sangat dipengaruhi oleh kondisi kapasitor, ketika kapasitor berfungsi menyalurkan arus listrik maka kecepatan kipas akan ikut terprogram sesuai besar arus yang dialirkan.

Sumber Tenaga Awal Dinamo Kipas

Agar dinamo kipas bisa berfungsi ketika awal kipas angin dihidupkan, dibutuhkan tenaga yang berasal dari kapasitor. Oleh karena itu dibutuhkan kapasitor dengan kualitas bagus dengan cara pasang kapasitor kipas angin yang mudah , agar bisa menjadi sumber tenaga bagi dinamo tersebut.

Tempat Menyimpan Arus Listrik

Komponen ini memiliki fungsi untuk menyimpan arus listrik, sehingga ketika dinamo akan bekerja maka arus dari dalam kapasitorlah yang akan menjadi penggeraknya.

Ciri dan Penyebab Rusak Kapasitor

Ketahanan dari sebuah kapasitor kipas angin, sangat ditentukan oleh bagaimana pemakaian dari alat elektronik tersebut. Ada yang bisa bertahan sampai bertahun-tahun, namun ada juga yang umurnya cenderung lebih pendek dan akhirnya menjadi rusak. Lantas apa saja ciri kapasitor tersebut rusak?

Kipas Tidak Berputar Maksimal

Biasanya, ketika tombol kipas angin dinyalakan, maka bagian kipas akan langsung berputar otomatis sesuai tombol tingkat kecepatan yang dipilih. Namun, jika kipas tak kunjung bergerak padahal tombol sudah ditekan maka ada indikator kapasitornya rusak.

Bahkan untuk menyalakannya harus dibantu dengan tangan terlebih dahulu, untuk memutar kipas agar menyala maksimal. Hal ini bisa terjadi pada kapasitor kipas angin gantung atau jenis kipas angin lainnya.

Mesin Kipas Mendengung

Ciri selanjutnya adalah, saat tombol kipas dinyalakan ternyata bagian mesin berbunyi mendengung namun kipas tidak juga menyala. Hal itu terjadi karena dinamo terpaksa bekerja, namun tidak terisi arus listrik sesuai kebutuhannya karena arus di dalam kapasitor tidak maksimal.

Gerakan Mesin Lambat

Ada juga ciri yang juga umum terjadi yaitu, saat tombol kipas paling kencang dinyalakan ternyata kipas berputar sangat lambat. Ini juga merupakan ciri bahwa komponen kapasitor dalam kondisi tidak baik-baik saja dan perlu diganti.

Tahukah Anda penyebab kapasitor rusak sangat beragam, pada umumnya adalah karena pemakaian yang tidak baik. Misalnya, kipas angin hidup dalam jangka waktu lama tanpa jeda. Bisa juga karena langsung dimatikan dengan mencabut colokannya, sementara tombol kipas masih menyala.

Pada kondisi tersebut, arus masih masuk dan membuat kapasitor tetap bekerja alhasil daya di dalamnya terkuras habis tanpa digunakan.

Cara Mengganti Kapasitor Kipas Angin

Saat kondisi kapasitor kipas angin memang sudah rusak, ditunjukkan dengan beberapa ciri di atas maka Anda bisa memperbaikinya dengan mengganti kapasitor sendiri tanpa panduan teknisi. Asalkan dilakukan dengan cara yang benar.

  • Matikan kipas angin dan pastikan tidak terhubung dengan sumber listrik selama proses penggantian kapasitor tersebut
  • Cek posisi kapasitor dengan membuka bagian penutup mesin kipas, lalu lihat komponen berbentuk kotak hitam yang biasa terletak di bagian samping mesin komponen kipas
  • Jika kapasitor sudah terlihat, selanjutnya buka semua kabel yang terhubung dengan kapasitor tersebut lalu ambil kapasitor yang akan diganti.
  • Cek ukuran kapasitor yang rusak tersebut, lalu pastikan untuk mengganti dengan ukuran yang sama
  • Letakkan kapasitor baru sama persis dengan posisi kapasitor sebelumnya, kemudian hubungkan kembali semua kabel yang sebelumnya juga terhubung dengan kapasitor.
  • Pastikan koneksi kabel dan kapasitor sudah maksimal, supaya komponen ini bisa bekerja maksimal
  • Tutup bagian luar mesin dan dinamo kipas angin, posisikan kembali pada tempat yang tepat. jangan lupa sekaligus membersihkan debu yang menempel pada komponen-komponen tersebut
  • Coba nyalakan kembali kipas angin, jika putarannya sudah normal kembali maka artinya Anda berhasil mengganti kapasitor dengan baik.
Baca Juga:  Power Supply Simetris Diulas Secara Lengkap

Bagaimana Cara Merawat Kipas Angin Agar Kapasitornya Tidak Cepat Rusak?

Sebenarnya banyak cara yang dapat dilakukan untuk merawat kipas angin, supaya kondisi semua komponennya termasuk kapasitor kipas angin bisa tetap bagus. Diantaranya adalah dengan rutin membersihkan kipas angin tersebut, supaya tidak ada debu dan kotoran yang menempel dan mengganggu kinerja komponennya.

Tempatkan kipas angin pada posisi yang jauh dari kemungkinan terkena air, supaya kemungkinan dinamo terkena tetesan air bisa diminimalisir.  Kemudian gunakan kipas angin sesuai kebutuhan saja, jangan dihidupkan seharian tanpa jeda.

Beri pelumas yang bagus untuk melicinkan bagian rotor kipas yang akan sangat penting fungsinya memutar kipas. Ketika ini tersendat, maka otomatis dinamo akan bekerja ekstra dan membuat kapasitor harus menyediakan arus lebih besar dalam waktu singkat.

Untuk melakukan perawatan ini Anda harus tahu komponen kipas angin dan fungsinya, supaya dapat dengan mudah melakukan perawatan pada masing-masing komponen tersebut.

Trik Memilih Kapasitor Kipas Angin Terbaik

Ketika kapasitor kipas angin mengalami kerusakan dengan ciri di atas, maka salah satu cara memperbaikinya adalah dengan mengganti komponen tersebut. Supaya penyebab kipas angin berputar lambat dapat diantisipasi. Untuk memilih kapasitor yang tepat, perlu dilakukan beberapa hal”

  • Pilih yang kapasitas sama dengan kapasitor sebelumnya
  • Kalau ingin memilih ukuran lebih besar, jangan terlalu jauh bedanya supaya saat digunakan tidak membuat mesin kipas menjadi cepat panas
  • Pilih ukuran kapasitor yang sama, supaya saat dipasang tidak membuat posisi berubah dan mengganggu penutupan casing

Semoga informasi di atas bisa menambah pengetahuan Anda, tentang pentingnya fungsi kapasitor kipas angin sampai bagaimana memilih yang tepat ketika akan mengganti komponen tersebut.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment