Persamaan Transistor 13003 Terlengkap Beserta Datasheet

Salah satu komponen yang banyak digunakan pada rangkaian elektronika adalah transistor, dimana merupakan suatu komponen dengan beragam fungsi. Tak terkecuali persamaan transistor 13003, yang bisa digunakan ketika mencari komponen serupa dengan karakteristik sama.

Ketika ingin membeli transistor di toko elektronika atau melalui online, tak jarang komponen yang diinginkan sedang kosong sehingga perlu diganti dengan persamaannya. Namun dalam mencari persamaan tak boleh sembarangan, karena karakteristik maupun spesifikasi tegangannya harus serupa. Agar tak bingung, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Pengertian Transistor

Pengertian transistor

Merupakan suatu alat semikonduktor dengan beragam fungsi, mulai dari penyambung, pemutus, penguat, modulasi sinyal, hingga stabilitas tegangan. Alat ini kerap ditemukan pada rangkaian-rangkaian elektronika, mulai dari ponsel, komputer, televisi, konsol game, video player, audio player, amplifier, hingga power supply.

Ketika peralatan elektronik dibongkar, akan terlihat suatu komponen berukuran kecil yang menonjol serta terpasang pada sebuah rangkaian dan disebut transistor. Bagian ini terbuat dari beberapa bahan semikonduktor seperti silikon, galium arsenide, hingga germanium.

Jika dilihat secara umum, alat ini digunakan untuk menjalankan fungsi sebagai penguat saklar atau amplifier. Untuk fungsi selengkapnya akan dijelaskan pada penjelasan berikut.

Fungsinya Sebagai Saklar

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, secara umum komponen ini memiliki dua fungsi yaitu sebagai saklar dan penguat. Berikut penjelasan lengkapnya.

Layaknya saklar pada umumnya, transistor fungsi sebagai saklar atau switching juga digunakan untuk menyambung dan memutus suatu arus sehingga cara kerjanya terbilang mudah dipahami.

Untuk lebih mudah dalam memahami fungsinya sebagai saklar, dapat dianalogikan seperti kran air. Ketika kran dinyalakan maka air akan keluar, ketika kran ditutup pun air akan berhenti mengalir.

Bukan tanpa alasan mengapa alat ini dipilih untuk digunakan sebagai saklar, karena menyimpan beberapa kelebihan diantaranya :

  • Terbilang lebih hemat dan ekonomis dari segi biaya.
  • Terbilang lebih ringkas karena dilihat dari posisinya yang menyatu pada rangkaian.
  • Tidak menyebabkan percikan api ketika switching dari OFF ke ON atau sebaliknya.
Baca Juga:  Mengetahui Ukuran PK AC dan Ukuran Ruangan yang Ideal

Fungsinya Sebagai Penguat

Selain itu komponen ini juga berfungsi sebagai penguat atau amplifier, yakni dengan menaikkan nilai amplitudo gelombang yang mengalir masuk melalui input namun tanpa mengganti karakter.

Umumnya fungsi sebagai penguat dapat dengan mudah ditemukan pada instrumen video, pengeras suara, rangkaian driver, dan alat lain yang sejenis. Ada tiga jenis konfigurasi jika ingin menggunakan alat ini sebagai penguat, diantaranya :

  • Common Base (CB)
  • Common Collector (CC)
  • Common Emitter (CE)

Pengertian Transistor 13003

Komponen ini umumnya ditemukan pada beragam rangkaian elektronika, seperti proyek elektronika pelajar, mahasiswa, hingga komersil. Alat ini termasuk dalam jenis bipolar NPN dengan tingkat penguatan sinyal besar.

Tampilannya dikemas dalam paket kemasan plastik TO 126, namun tak jarang pabrik yang mengemas tr ini dalam kemasan berbeda. Berbicara kemampuan gain atau penguatan sinyal, jenis 13003 termasuk cukup baik yakni sekitar 40.

Tak heran berkat kemampuan penguatan sinyal yang besar tersebut, Anda dapat mengaplikasikan komponen ini pada sistem penguat sinyal bagian pre amp. Untuk beban arus maksimalnya adalah 5A, dengan tegangan kolektor – emitor mencapai 400 Volt.

Datasheet Transistor 13003

Datasheet merupakan kumpulan data teknis berkaitan dengan peralatan elektronika. Datasheet berisi karakteristik, fitur, desain bentuk komponen, hingga desain secara keseluruhan.

Datasheet dapat mempermudah untuk memperkirakan fungsi serta kekuatan komponen tersebut pada rangkaian elektronika. Berikut tabel informasi dari tr 13003 :

  • Tipe : MJE13003
  • Jenis : NPN
  • Nilai penguatan (hfe) : Maksimum 40
  • Kemasan paket : TO 126
  • Arus kolektor (lc) : Maksimum 5A
  • Tegangan kolektor – basis (VCB) : Maksimum 700 V
  • Tegangan kolektor – emitor (VCB) : Maksimum 400 V
  • Tegangan emitor – basis (VEB) : 9 V
  • Frekuensi transisi : 4 MHz
  • Disipasi kolektor : 40 W
  • Suhu kerja : Maksimum 150 derajat celcius
  • Nilai noise : 2 dB
Baca Juga:  Solar Sel: Pengertian, Konstruksi, Cara Kerja Serta Jenisnya

Contoh Penerapan Transistor 13003

Contoh penerapan transistor 13003

Berikut beberapa contoh penerapan dari tr jenis ini, diantaranya :

  • Rangkaian charger
  • Rangkaian regulator tegangan.
  • Penguat final daya rendah.
  • Rangkaian switching
  • Rangkaian penguat RF.
  • Rangkaian pengatur speed motor
  • Rangkaian dimmer lampu LED.
  • Sirkuit driver penguat audio.

Persamaan Transistor 13003

Umumnya komponen ini bisa dengan mudah ditemukan di toko elektronika. Namun ketika tidak dapat menemukan tr 13003 di toko, dapat menggunakan komponen pengganti atau persamaannya dengan karakteristik serupa.

Terdapat beberapa persamaan yang bisa digunakan untuk mengganti, berikut daftarnya :

  • TTD1409B
  • HLD133D
  • BUW85
  • STL128D
  • BUW84
  • BUL381D
  • BLD135D
  • BUJ101
  • BLD123D
  • 5302D

Cara Mencari Persamaan Transistor 13003

Persamaan transistor 13003

Sejatinya Anda bisa mengganti tipe tr apapun dengan tipe lainnya, dengan persyaratan memiliki spesifikasi yang sama atau lebih besar. Hal terpenting adalah memeriksa spesifikasi tegangan serta arus listrik maksimum yang dimiliki oleh tr pengganti tersebut.

Contohnya ketika komponen yang akan diganti memiliki arus kolektor paling tinggi 0.5 A, maka harus mencari tr yang memiliki arus kolektor sama yaitu 0.5 A atau pilih arus kolektor lebih besar di atasnya.

Hal ini bertujuan agar tr tidak bekerja terlalu keras sehingga berdampak pada komponen cepat rusak dan overheat atau panas. Selain itu hal perlu diperhatikan ketika menggunakan tr pengganti adalah melihat susunan masing-masing kaki persamaan transistor yang akan digunakan sebagai pengganti.

Pasalnya letak terminal tr pengganti tidak selalu sama dengan aslinya, sehingga Anda perlu mengetahui posisi dari setiap terminal pengganti agar tidak tertukar ketika memasangnya pada sirkuit. Mengapa? Karena hal tersebut bisa berdampak pada kerusakan komponen.

Konfigurasi Terminal Transistor 13003

Susunan pin tr dapat dilihat pada keterangan berikut :

  • Emitor : Aliran arus kepada emitor transistor.
  • Kolektor : Aliran arus kepada kolektor transistor.
  • Basis : Pengendali bias transistor.
Baca Juga:  Cara Menghitung Rangkaian Resistor Paralel dan Seri

Tips Transistor Awet

Umumnya setiap tr sudah didesain agar memiliki kemampuan menangani tegangan hingga batas maksimum yang telah ditentukan. Bahkan tak jarang tr tipe tertentu yang dapat dilewati tegangan hingga menyentuh angka ratusan Volt.

Meskipun komponen ini dapat bekerja dengan baik ketika diberi tegangan maksimal, namun Anda tetap perlu memberikan suplai tegangan maksimal 20 persen di bawah batas maksimumnya. Pasalnya tr berpotensi lebih cepat mengalami kerusakan ketika dijalankan terlalu keras.

Contoh batas maksimal tegangan kolektor – emitor tr jenis ini adalah 400 V, maka hindari tegangan di atas angka tersebut agar komponen tidak mudah panas serta dapat bertahan lama atau awet.

Sementara untuk jenis tr yang bekerja pada daya cukup tinggi, wajib diberikan alat tambahan berupa pendingin berukuran besar agar bisa menghilangkan dan menyerap panas. Karena jika tidak, suhu terlalu tinggi dapat menyebabkan berkurangnya kinerja dari komponen tersebut bahkan bisa membuatnya cepat mati.

Mencari persamaan transistor 13003 dapat dilakukan dengan melihat datasheet dari masing-masing tr calon pengganti, apakah memiliki persamaan karakteristik atau di atasnya.

Karena pada dasarnya Anda dapat mengganti transistor satu dengan tipe lainnya, dengan catatan kedua komponen tersebut memiliki spesifikasi tegangan serta data teknis yang sama atau lebih tinggi.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment