Mengenal Sensor Inframerah, Fungsi dan Cara Kerjanya

Di era modern, perkembangan teknologi memberikan perubahan besar pada kehidupan manusia salah satunya kehadiran peralatan canggih untuk menunjang berbagai pekerjaan. Penggunaan sensor inframerah pun cukup sering ditemukan pada peralatan elektronika.

Inframerah kerap digunakan pada peralatan elektronika untuk kebutuhan industri dan rumah tangga, contohnya untuk bagian penerima televisi pendeteksi sinyal yang berasal dari remote televisi.

Sensor ini merupakan perangkat yang bisa mendeteksi keberadaan gelombang sinar infrared di sekitarnya. Bagi Anda yang belum mengenal sensor infrared, berikut penjelasan terkait sensor inframerah beserta fungsi dan cara kerjanya.

Apa Itu Sensor Inframerah?

Mengenal sensor inframerah

Sensor inframerah atau kerap disebut dengan IR, sensor infrared adalah sensor berbasis cahaya yang umumnya digunakan untuk beragam aplikasi seperti deteksi dan kedekatan objek. Sensor ini juga dapat mendeteksi gelombang sinar infrared di sekitarnya.

Sensor IR dapat mendeteksi pergerakan objek yang memancarkan radiasi infrared. Seluruh benda yang ada di alam sejatinya memancarkan radiasi sinar IR, namun tidak tertangkap oleh mata manusia.

Sehingga radiasi sinar IR hanya dirasakan oleh beberapa komponen yang peka oleh pancaran gelombang mikro dari infrared. Radiasi sinar infrared dapat terlihat di spektrum elektromagnet jika dilihat melalui spektroskop cahaya.

Jenis sensor yang menerima sinyal dari inframerah adalah sensor PIR. Sensor PIR atau Passive InfraRed, merupakan sensor pendeteksi pancaran sinar inframerah suatu objek. Sehingga sensor PIR bersifat pasif, tidak memancarkan sinar infrared namun hanya dapat menerima sinyal sinar inframerah.

Fungsi Sensor Infrared untuk Bidang Komunikasi

Fungsi sensor IR cukup beragam mulai dari bidang komunikasi, bidang industri, bidang keuangan, hingga bidang kesehatan. Berikut penjelasan fungsi sensor inframerah untuk bidang komunikasi.

Dari bidang komunikasi, sensor inframerah digunakan sebagai media komunikasi yang dapat menghubungkan dua perangkat. Sistem sensor ini pun bermanfaat bagi otomatisasi pada sistem, alarm keamanan, hingga pengendali jarak jauh.

Baca Juga:  Mengenal Persamaan Transistor 5401 dan Fungsinya

Pemancar sistem ini umumnya terdiri dari LED inframerah yang dilengkapi rangkaian yang dapat membangkitkan data untuk selanjutnya dikirim melalui sinar IR.

Selain itu sensor IR dapat digunakan sebagai alat komunikasi pengontrol jarak jauh, karena dapat bekerja dari jarak kurang lebih 10 meter tanpa ada penghalang.

Tak hanya jarak jauh, sensor IR juga digunakan sebagai alat komunikasi jarak dekat contohnya pada remote televisi. Selain itu sinar IR dapat digunakan sebagai salah satu standar komunikasi tanpa menggunakan kabel sehingga menggunakan perangkat nirkabel.

Fungsi Sensor Infrared untuk Bidang Industri

Untuk bidang industri, inframerah digunakan dalam proses pemanasan bidang industri. Pasalnya lampu IR menjadi lampu pijar yang memiliki kawat pijar dengan suhu di atas 2500 derajat K, sehingga menyebabkan sinar IR yang dipancarkan lebih banyak dari lampu pijar biasa.

Selain itu sensor inframerah dalam bidang industri juga kerap digunakan untuk peralatan seperti bola lampu dan pemanggang. Pemanasan infrared adalah kondisi ketika energi infrared menyerang objek bersama dengan kekuatan energi elektromagnetik di atas -273 derajat celcius.

Fungsi Sensor Infrared untuk Bidang Keuangan

Beralih ke bidang keuangan, sensor IR dipancarkan dalam bentuk sinar infrared terhadap suatu objek dan mampu menghasilkan foto inframerah. Foto IR tersebut bekerja berdasarkan dari pancaran panas objek yang digunakan untuk membuat lukisan panas dari suatu objek.

Lukisan panas dari suatu gedung bisa digunakan untuk melihat daerah yang menghasilkan panas berlebihan dari area gedung tersebut, sehingga selanjutnya bisa dilakukan perbaikan sesuai dengan yang diperlukan.

Fungsi Sensor Infrared untuk Bidang Kesehatan

Selain itu sensor inframerah juga berguna dalam bidang kesehatan, diantaranya :

  • Meningkatkan sirkulasi mikro, dimana getaran dari molekul air serta pengaruh inframerah dapat menghasilkan panas yang menyebabkan peningkatan suhu kulit, mengurangi tekanan jantung, serta memperbaiki sirkulasi darah.
  • Mengaktifkan molekul air pada tubuh, karena inframerah memiliki getaran yang mirip dengan molekul air. Sehingga ketika pecah, akan terbentuk molekul tunggal untuk meningkatkan cairan tubuh.
  • Meningkatkan pH dalam tubuh, karena sinar IR dapat membantu memperbaiki tekstur kulit, membersihkan darah, hingga mencegah rematik.
  • Meningkatkan metabolisme pada tubuh, karena sirkulasi mikro yang meningkat dapat membuang racun pada tubuh melalui metabolisme.
  • Digunakan pada alat-alat kesehatan, karena pancaran panas seperti pancaran sinar IR dari organ tubuh bisa dijadikan sebagai informasi kondisi kesehatan organ.

Cara Kerja Sensor Infrared

Cara kerja sensor IR tak jauh berbeda dengan sensor pendeteksi gerakan, sehingga sensor akan mendeteksi sinar gelombang mikro infrared yang berasal dari suatu objek.

Sinar infrared yang diterima melalui sensor nantinya akan diubah oleh sirkuit yang ada di dalam sensor, menjadi sinyal digital yang selanjutnya disambungkan pada modul rangkaian sistem alarm.

Penggunaan Sensor Inframerah

Penggunaan sensor inframerah kerap digunakan dalam berbagai perangkat untuk banyak keperluan. Simak beberapa contoh penggunaan sensor IR di bawah ini :

  • Pendeteksi gas : untuk mengukur intensitas penyerapan sinar IR oleh gas, sehingga bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan gas pada area sensor.
  • Sistem pencitraan : sensor IR dapat menampilkan gambar pencitraan dari suatu objek yang berdasarkan dari pengeluaran radiasi panas.
  • Pendeteksi kelembapan tanah : pendeteksi kelembapan tanah menggunakan tipe gelombang panjang, dimana radiasi dari gelombang inframerah yang dipantulkan akan berbeda bergantung dari kadar air pada tanah tersebut.
  • Monitor kebakaran : sensor IR digunakan di suatu area tertentu, dan digunakan untuk memantau kondisi suhu di sekitaran area tersebut. Apabila suhu tinggi, sensor pendeteksi akan mengaktifkan alarm.
  • Termometer : sensor IR yang ada di termometer radiasi dipergunakan untuk mendeteksi intensitas radiasi infrared dari suatu objek. Radiasi tersebut nantinya diolah, dianalisa, dan dikonversi dalam satuan suhu.
Baca Juga:  Daftar Kode Remot Tv Digitec yang Perlu Diketahui

Jenis Sensor Inframerah

Jenis Sensor Inframerah

Sensor inframerah terbagi menjadi dua jenis, yakni sensor inframerah aktif dan pasif. Berikut penjelasan lengkapnya :

Sensor Inframerah Aktif

Komponen ini dibekali dengan kemampuan memancarkan radiasi infrared, menerima radiasi sinar infrared, serta mendeteksi radiasi sinar infrared. Selain itu sensor IR aktif bekerja sebagai transmisi dan penerima.

Sistem pemancar akan memancarkan radiasi sinar infrared, sementara sistem penerima bertugas menerima serta mengolah gelombang untuk selanjutnya diteruskan ke sirkuit mikrokontroller.

Sensor Inframerah Pasif

Berbeda dengan sensor inframerah aktif, sensor inframerah pasif digunakan hanya sebagai pendeteksi radiasi infrared. Sensor infrared dapat menangkap radiasi gelombang infrared untuk seterusnya dikirim ke modul pengendali.

Contoh jenis sensor IR pasif mulai dari sirkuit penerima televisi, receiver parabola, DVD player, dan masih banyak lagi. Sehingga komponen ini hanya dapat mendeteksi sinar infrared yang dipancarkan oleh remote.

Kelebihan Sensor Inframerah

  • Dapat mendeteksi pergerakan.
  • Kebutuhan daya operasional cenderung kecil.
  • Tanpa ada kebocoran data karena arah dari sinar.
  • Tidak perlu kontak langsung dengan objek.
  • Resistensi dengan suara.
  • Sensor tidak terpengaruh oleh korosi dan oksidasi.

Kekurangan Sensor Inframerah

  • Panjang jangkauan cenderung terbatas.
  • Jangkauan sudut area cenderung terbatas.
  • Kecepatan transmisi terbilang kurang baik.
  • Mudah dipengaruhi oleh debu, hujan, kabut, dan lain sebagainya.

Demikianlah pengertian infrared sensor adalah beserta fungsi dan cara kerjanya.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment