Rangkaian Sensor Cahaya 12 Volt Beserta Pengertiannya

Keberadaan dari rangkaian sensor cahaya 12 Volt ternyata juga banyak dicari oleh sebagian besar orang. Terlebih lagi keberadaan dari rangkaian sederhana inilah ternyata juga dapat diterapkan guna menghidupkan sekaligus mematikan lampu secara otomatis.

Untuk penerapan dari skema rangkaian photocell inilah ternyata juga dapat diterapkan pada lampu taman sekaligus teras rumah. Dengan begitu maka pemilik tidak perlu lagi untuk menghidupkan ataupun mematikan lampu ketika sudah sore ataupun gelap.

Hal tersebut bukan tanpa alasan karena dengan cara inilah maka lampu tersebut dapat menyala secara sendirinya ketika hari sudah mulai gelap tersebut. Apabila Anda ingin memahami keberadaan teknologi ini lebih jauh, maka perlu untuk menyimak penjelasan berikut ini.

Apa Itu Sensor Cahaya?

Apa Itu Sensor Cahaya

Sebelum Anda mengetahui lebih jauh mengenai pembuatan rangkaian lampu otomatis dengan memanfaatkan keberadaan dari sistem ini. Maka perlu mengetahui dahulu apa itu sensor cahaya? Karena tidak sedikit dari Anda pasti masih asing.

Jadi sensor cahaya atau ldr sendiri merupakan perangkat elektronika dimana dapat memberikan adanya perubahan besaran muatan elektrik saat sedang terjadi perubahan intensitas cahaya. Kemudian akan mengubahnya menjadi besaran listrik.

Secara sederhananya, ldr tersebut ternyata berkaitan dengan fungsi dan kerja yang dapat mendeteksi sesuatu. Misalnya saja adalah seperti ular menggunakan lidah untuk mengetahui mangsanya, dengan prinsip sama sensor tentu akan dibuat sesuai suhu dan panas.

Cahaya inilah akan memberikan pengaruh terhadap komponen elektronika tertentu sehingga sering digunakan untuk pembuatan alat sensor. Sebagai contohnya adalah ketika Anda dapat melihat lampu taman ataupun jalan tanpa kabel tetapi ternyata dapat menyala dengan sendirinya.

Bagaimana Cara Kerja dari Sensor Cahaya

Bagaimana Cara Kerja dari Sensor Cahaya

Keberadaan dari sensor cahaya inilah juga dikenal dengan sebutan rangkaian ldr juga. Agar Anda semakin memahami cara kerja dari rangkaiannya, maka perlu mengetahui cara kerja dari sensor tersebut terlebih dahulu.

Baca Juga:  Kabel NYA: Fungsi, Contoh, Karakteristik, Kelebihan & Kekurangan

Seperti sudah disinggung sebelumnya bahwa keberadaan dari ldr inilah ternyata paling penting, karena mempunyai tugas untuk melakukan identifikasi kondisi pencahayaan dimana terdapat di sekitarnya nanti.

Ini juga termasuk ke dalam keluarga resistor dari variable restor dimana pada dasarnya ldr adalah komponen pasif dimana mempunyai hambatan listrik. Tetapi nilai hambatan listriknya tersebut dapat berubah sesuai dengan adanya perubahan intensitas cahaya dimana sudah diterima.

Selain itu, Anda juga akan menemukan bahwa pada bagian atas permukaan ldr akan terdapat lapisan dengan bahan peka cahaya dan terdapat nilai hambatan yang mampu berubah-ubah. Biasanya semakin besar intensitas cahaya yang diterima oleh permukaan sensor, maka nilai hambatan akan berkurang.

Contoh Rangkaian Sensor Cahaya

Contoh Rangkaian Sensor Cahaya

Terdapat sejumlah skema sensor cahaya yang bisa ditemukan dengan mudah dan mungkin Anda juga tidak menyadari bahwa itu termasuk ke dalamnya. Contoh Sederhananya adalah pada lampu karena hanya membutuhkan resistor sekaligus transistor.

Perlu diketahui bahwa rangkaian sensor LDR inilah biasanya juga akan menggunakan beberapa komponen yang saling terhubung dengan fungsi berbeda-beda. Bahkan Anda juga dapat membuat rangkaian secara parallel atau seri dimana punya kelebihan berbeda-beda.

Berikut ini sejumlah contoh penerapan dari rangkaian ldr:

Lampu Otomatis

Keberadaan dari rangkaian sensor cahaya inilah ternyata juga dapat ditemukan pada rumah terutama di teras, sehingga Anda tidak perlu repot-repot dalam menyalakan lampu ketika malam hari.

Sebab nantinya ketika suasana sudah gelap, ternyata lampu mampu menyala secara otomatis dan juga berlaku ketika terkena cahaya matahari pada siang hari. Lampu dengan rangkaian sensor inilah ternyata dapat ditemukan dengan mudah di toko listrik ataupun elektronik.

Baca Juga:  Sensor Cahaya: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contoh Penggunaannya

Lampu Pada Taman dan Jalan

Masih ada lagi skema rangkaian sensor ldr yakni dapat ditemukan juga pada lampu jalan ataupun taman. Seperti sudah disinggung sebelumnya bahwa Anda pastinya sering menemukan banyak lampu di jalan tetapi tidak menggunakan kabel.

Nah ternyata ini juga menerapkan keberadaan dari rangkaian tersebut karena biasanya area cukup terpencil sehingga kesulitan buat menyambung listrik. Tetapi biasanya penggunaan lampunya memang mempunyai bentuk unik dan berbeda.

Pada Panel Surya

Masih ada lagi contoh rangkaian sensor yakni dapat ditemukan pada rangkaian panel surya. Perlu diketahui bahwa sensor biasanya berada di semua permukaan yang mempunyai kandungan solar cell.

Cahaya yang sudah ditangkap itulah akan menggerakan elektron kemudian energi tersebut akan diubah menjadi listrik. Tetapi jenis sensor cahaya yang dirangkai secara parallel lebih banyak digunakan karena jauh lebih efisien penggunaannya.

Cara Kerja dari Rangkaian Sensor Cahaya 12 Volt

Jika sebelumnya adalah memahami bagaimana cara kerja dari sensor, maka berikutnya adalah mengetahui bagaimana cara kerja rangkaian ldr sederhana tersebut. Hal paling utama dimana perlu diperhatikan adalah memastikan permukaan sensor cahaya tidak terhalang.

Tujuannya adalah agar komponen tersebut dapat terkena cahaya matahari dengan baik. Kami sarankan agar menaruh ldr tersebut menghadap ke atas langit, dengan begitu akan lebih mudah dalam melakukan deteksi intensitas sinar matahari.

Apabila kondisi sedang siang serta cahaya matahari yang tinggi terkena bagian dari ldr, maka menjadikan hambatan dari sensor juga akan mengecil bahkan akan mendekati nilai nol. Ini akan mengakibatkan kondisi dari ldr seperti kondisi saklar yang sedang ditutup.

Tidak hanya itu saja, tetapi kondisi inilah juga akan membuat transistor tidak aktif karena memperoleh tegangan bias negative dari ldr. Ketika kondisi transistor sedang off itulah, resistensi atau hambatan kaki kolektor-emitor juga cukup tinggi.

Baca Juga:  Resistor Rangkaian Paralel: Pengertian, Sifat-sifat, Rumus, Contoh Soal dan Pembahasannya.

Kondisi itulah akhirnya akan menyebabkan terjadinya aliran arus listrik yang terdapat pada kolektor-emitor. Sehingga akan menyebabkan relay tidak memperoleh pasokan tegangan. Tetapi ketika intensitas cahaya mengenai permukaan sensor mulai gelap, maka hambatan ldr juga akan meningkat.

Peningkatan hambatan basis- emitor itulah akan mengakibatkan tegangan bias positif dari sumber tegangan 12 V dapat memasuki basis transistor. Tegangan bias pada transistor itulah diatur sedemikian rupa agar transistor didalam saturasi menjadikan resistensi kolektor-emitor juga cukup kecil.

Adanya hambatan kecil yang terdapat pada kolektor- emitor itulah juga mengakibatkan relay memperoleh supply tegangan 12V. Ini juga menyebabkan relay aktif dan berubah juga menjadi tertutup sehingga aliran arus AC 220 bisa mengalir via relay sekaligus menyalakan lampu beban.

Manfaat Keberadaan dari Sensor LDR

Keberadaan dari rangkaian sensor cahaya ldr inilah ternyata juga akan memberikan sejumlah manfaat bagi para penggunanya. Seperti sudah disinggung sebelumnya, berikut ini sejumlah manfaat yang ditawarkan didalamnya:

  • Dapat membantu menghidupkan lampu taman secara otomatis. Dimana ketika kondisi ruangan sudah mulai gelap, maka bagian sensor akan melakukan deteksi dan menyalakan lampu
  • Dapat digunakan pada lampu taman dan pengaplikasiannya sama seperti dengan lampu otomatis
  • Selain itu, rangkaian inilah juga sering dimanfaatkan sebagai lampu jalan raya dimana menggunakan ldr kemudian trigger ke bagian transistor.

Keberadaan dari rangkaian inilah akan memberikan Anda kemudahan dalam menghidupkan ataupun mematikan lampu secara otomatis. Disinilah pentingnya agar Anda memahami bagaimana rangkaian sensor cahaya 12 volt diatas dengan baik.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment