Datasheet dan Persamaan Transistor a1015 Terlengkap, Cek Ini!

Jika komponen ini mengalami kerusakan, maka pastikan tahu persamaan transistor a21015 terlebih dahulu. Sebab dengan hadirnya persamaan itulah sangat cocok digunakan apabila Anda kesulitan dalam menemukan unit original.

Dalam suatu rangkaian elektronika, tr1015 inilah juga banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan. Terlebih lagi fungsi dari transistor tersebut juga cukup banyak misalnya saja adalah digunakan sebagai penguat sinyal RF hingga sebagai driver audio amplifier.

Tetapi sebagai seorang teknisi, Anda pastinya pernah merasa kesulitan dalam menemukan jenis transistor tersebut bukan? inilah pentingnya agar mengetahui informasi seputar penggantinya terutama kalau a1015 mengalami kerusakan.

Apa Itu Transistor A1015

Apa Itu Transistor A1015

Transistor a1015 merupakan jenis transistor yang masuk ke dalam tipe PNP Selain itu, juga dikenal sebagai transistor dengan daya rendah karena kemampuannya hanya dapat menghasilkan daya sebesar 0,4 WA saja.

Kendati demikian, besaran dari daya tersebut ternyata sudah sangat cocok diaplikasikan pada rangkaian buffer ataupun driver amplifier. Karena termasuk ke dalam tipe PNP maka keberadaan dari transistor tersebut juga sering dimanfaatkan pada relay, rangkaian penguat hingga saklar elektronik.

Walaupun keberadaan dari komponen ini sering ditemukan pada rangkaian sirkuit elektronika, tetapi terkadang pengguna justru kesulitan dalam menemukan unit original. Inilah mengapa pentingnya agar mengetahui data persamaannya terlebih dahulu.

Datasheet dari TR A1015 dan Karakteristik

Datasheet dari TR A1015 dan Karakteristik

Karena termasuk ke dalam tipe PNP, maka untuk pemberian bias tegangan pada basisnya juga wajib negative alias bias secara terbalik. Perlu Anda ketahui bahwa bias basis dari komponen tersebut tergolong sangat kecil yakni maksimum -5V.

Sedangkan kalau Anda melihat penguatan sinyal maka akan menghadirkan nilai penguatan mulai dari 70 hingga 400. Nilai tersebut tentu lebih kecil dibandingkan dengan transistor yang serupa seperti A733 yang juga biasanya digunakan dalam rangkaian elektronika.

Baca Juga:  Tutorial Cara Menggunakan Aplikasi Proteus dengan Mudah

Komponen tipe inilah juga dapat menahan tegangan maksimum -50V dengan arus maksimumnya sebesar -150mA. Karena spesifikasi dari tegangan kolektor dan emitornya itulah, maka transistor tersebut mempunyai fungsi sebagai penggerak relay.

Berikut ini, informasi lengkap mengenai A1015 datasheet lengkap yang perlu diketahui terutama bagi seorang teknisi:

  • Kemasan : plastik TO 92
  • Arus maximum kolektor : -0,51A
  • Tegangan kolektor – basis : -50V
  • Tegangan kolektor – emitor maximum : -50v
  • Tegangan emitor – basis : -5V
  • Frekuensi kerja : 80MHz
  • Daya maximum kolektor : 0,4 W
  • Tingkat penguatan : 70 – 400
  • Suhu kerja : 65 – 150oC

Daftar Persamaan Transistor A1015

Setelah mengetahui informasi mengenai datasheet a1015 diatas, maka tahap berikutnya adalah mengetahui persamaannya. Seperti sudah disinggung sebelumnya bahwa persamaan tersebut sangat penting diketahui terutama kalau Anda kesulitan buat menemukan pengganti original.

Berikut ini adalah daftar persamaan dari transistor a1015 lengkap:

  • 2SA850
  • 2SA495
  • 2SA1048
  • 2SA561
  • A733
  • 2SA675
  • 2SA705
  • 2SA1267
  • 2SA1266
  • 2SA1522
  • 2SA1524
  • KSA708C
  • KSA733C
  • KTA1266
  • 2SAKTA1055
  • BC257
  • BC557
  • 2SB560
  • BC212
  • BC307
  • KT3108A

Dari daftar persamaan tra1015 diatas, ternyata juga masih terdapat jenis transistor lainnya dimana dianggap sangat cocok dengan A1015 tersebut yakni C1815 dimana mempunyai tipe NPN. Tetapi ketika Anda akan memasang transistor tipe tersebut maka terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik.

Perhatikan Ini Kalau Akan Memasang Transistor

Perhatikan Ini Kalau Akan Memasang Transistor

Jika Anda ingin melakukan pemasangan komponen ini dalam rangkaian elektronika, maka terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu. Sebab tidak sedikit dari pengguna masih sering salah dalam memasang sehingga fungsinya jadi kurang optimal.

Jangan khawatir! Karena kami sudah menyiapkan beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pengguna untuk pemasangan trA1015. Berikut ini beberapa hal penting dimana harus diperhatikan oleh para pengguna.

Baca Juga:  Cara Mengecek Transistor Hidup atau Mati yang Wajib Kamu Ketahui

Perhatikan Arus Kolektor

Hal paling utama yang harus diperhatikan oleh pengguna adalah arus kolektor pada komponen transistor tersebut. Kami sarankan agar jangan sampai menggunakan arus kolektor lebih dari 150mA, karena kalau jika arusnya lebih dari itu maka dapat mengakibatkan panas sekaligus breakdown nantinya.

Perhatikan Kualitasnya

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan oleh pengguna adalah memperhatikan kualitas dari transistor. Perlu diketahui bahwa kualitas transistor di pasaran memang berbeda-beda dan juga akan berpengaruh terhadap nilai maksimum karakteristik datasheet.

Inilah alasannya kenapa karakteristik pada datasheet merupakan karakteristik dimana sudah ideal untuk transistor dengan kualitas asli.

Selalu Periksa Konfigurasi PIN

Sebagai catatan bahwa setiap konfigurasi PIN dari beberapa persamaan transistor diatas mungkin juga akan berbeda dengan versi A1015 asli. Inilah mengapa pentingnya agar Anda selalu memeriksa konfigurasi PIN sebelum memutuskan buat menggunakan daftar persamaan diatas.

Fungsi Penting dari Transistor A1015

Keberadaan A1015 transistor inilah ternyata dikenal mempunyai kemampuan buat menangani beban mencapai 150mA sehingga sangat cocok digunakan di berbagai rangkaian elektronika. Sebut saja untuk saklar hingga pada penguat sinyal audio amplifier tipe mini.

Hal tersebut bukan tanpa alasan karena jenis komponen satu inilah ternyata memang dibuat untuk tujuan khusus dari amplikasi audio. Kendati demikian, keberadaannya dapat berjalan dengan baik apabila Anda selalu memperhatikan suhunya.

Pastikan bahwa transistor jenis tersebut beroperasi di suhu dibawah 150 derajat Celsius. Dengan penjagaan suhu yang tepat itulah, ternyata mampu menjaga kinerja dari perangkat agar selalu optimal dan terhindar dari kerusakan cepat.

Seperti transistor jenis lainnya, A1015 inilah ternyata juga sering digunakan untuk berbagai macam aplikasi diantaranya adalah:

Penguat Sinyal RF

Fungsi pertama yang dimiliki oleh komponen tersebut adalah sebagai penguat sinyal RF. Sinyal RF (radio frequency) adalah gelombang electromagnetic dimana biasanya digunakan pada sistem komunikasi untuk mengirim informasi melalui jalur udara dari titik sat uke yang lainnya.

Baca Juga:  10 Step Cara Agar TV Jernih Tanpa Booster, Nonton Sinetron Tanpa Gangguan Semut

Sinyal inilah juga menjadi salah satu cara buat mengirimkan musik pada radio FM ataupun video yang bisa Anda tonton melalui televisi. Disinilah transistor ini berperan sebagai penguat sinyal RF tersebut.

Driver Relay DC

Tidak sampai disitu saja, a1015 tr inilah juga sering digunakan pada driver relay DC. Dimana ini merupakan komponen elektronika berupa saklar atau switch. Dimana mempunyai 2 komponen utama yakni mekanikal serta electromagnet.

Penguat Buffer Audio

Tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan dari komponen inilah sangat cocok apabila diaplikasikan pada rangkaian sistem audio. Bahkan keberadaannya juga mempunyai fungsi sebagai penguat buffer audio.

Driver Audio Amplifier

Bukan hanya berperan sebagai penguat buffer audio saja, tetapi keberadaan komponen berukuran kecil inipun juga dapat berguna sebagai driver audio amplifier. Hal tersebut tentu sama seperti dengan jenis-jenis transistor lainnya.

Fungsi Lainnya

Tidak sampai disitu saja, komponen inilah ternyata juga masih mempunyai fungsi penting lainnya seperti sebagai pembalik fasa sinyal audio. Selain itu, juga sering digunakan sebagai bagian dari sirkuit regulator tegangan.

Keberadaan transistor inilah juga menjadi komponen yang paling sering digunakan dalam suatu rangkaian elektronika. Agar proses perancangan komponen dapat sukses, maka diperlukan informasi mengenai persamaan transistor a1015 lengkap!

Bagikan Postingan:

Leave a Comment