Mengenal Warna Resistor 1 Ohm dan Penjelasannya Lengkap

Pada rangkaian elektronika, resistor 1 ohm termasuk komponen yang kerap kali digunakan. Namun meskipun begitu tidak sedikit orang yang kurang tahu tentang cara baca warna resistor 1 ohm.

Padahal, untuk dapat membaca warna pada resistor tersebut tidak terlalu rumit. Anda hanya perlu mengetahui arti dari setiap kode gelang warna yang terdapat di badan komponen resistor.

Lalu, apakah kombinasi kode warna untuk resistor dengan hambatan 1 Ohm tersebut? Untuk mengetahui jawaban atas kode warna tersebut, Anda bisa melihatnya pada penjelasan di bawah ini.

Apa Itu Resistor?

resistor 1 ohm

Sebelum lebih jauh membahas tentang warna kode dari resistor hambatan 1 ohm, akan diberikan penjelasan sekilas tentang apa itu resistor. Secara umum, resistor merupakan komponen yang umum dipakai ke dalam suatu rangkaian elektronika.

Resistor ini merupakan komponen yang mempunyai sifat untuk menghambat arus aliran listrik. Selain itu, resistor juga termasuk komponen yang bersifat pasif sehingga pada komponen ini tidak memerlukan adanya aliran listrik untuk bekerja.

Besaran dari resistor yang digunakan tersebut variasinya ada cukup banyak. Salah satu yang paling sering dipakai dalam membuat sirkuit atau rangkaian elektronik adalah resistor dengan besar hambatannya sebesar 1 ohm.

Untuk material pembuatan resistor umumnya terbagi ke dalam dua bahan, yaitu keramik dan karbon. Sementara untuk besaran kapasitas pada resistor semakin besar diameter dari badan tabung maka akan semakin besar kapasitasnya.

Kode Warna Resistor

Pada umumnya, untuk mengetahui hambatan pada resistor dapat dilakukan menggunakan alat multi meter. Namun, cara lebih sederhana lagi, Anda bisa melihat pada gelang warna yang melilit di bagian badan resistor.

Setiap warna yang terdapat di badan resistor tersebut mempunyai makna yang bisa memberikan informasi tentang spesifikasi dari resistor. Nah, warna-warna tersebut dinamakan kode warna resistor.

Baca Juga:  Mengenal Flyback dan Persamaan Flyback TV Lengkap

Penggunaan kode warna seperti ini mulanya berkembang di tahun 1920 an oleh pihak Radio Manufactures Association yang kini telah masuk ke dalam Electronic Industries Alliance (EIA). Kode warna seperti ini hanya dipakai pada resistor tetap.

Nilai resistor yang terdapat pada badan resistor ditunjukkan dengan warna. Warna yang terdapat di badan resistor tersebut biasa dikenal dengan nama gelang warna ataupun pita warna dan banyaknya cincin kode warna pada setiap resistor berjumlah berbeda-beda.

Nantinya, warna yang terdapat di badan resistor dapat menunjukkan besaran nilai toleransi serta resistansi dari resistor. Dengan adanya kode warna tersebut, orang dapat lebih mudah membaca informasi resistor seperti pada warna resistor 47 Ohm ataupun 1 Ohm.

Apa Kode Warna Resistor 1 Ohm?

Setelah mengetahui sekilas tentang kode warna, berikutnya akan dijelaskan tentang apa kode warna pada resistor yang menunjukkan nilai 1 ohm. Bagi orang yang sudah sering berurusan dengan elektronika, mungkin mengetahui kode warna tersebut tidaklah sulit.

Namun, berbeda dengan orang-orang yang mungkin masih awam, pastinya cukup susah membaca warna gelang yang menunjukkan nilai 1 ohm. Pasalnya, kombinasi gelang warna 1 ohm terbilang punya kombinasi yang cukup membingungkan.

Untuk saat ini, resistor yang mempunyai nilai 1 ohm diproduksi ke dalam dua macam variasi, yaitu karbon dan bahan metal film. Kedua varian tersebut mempunyai jumlah gelang dan komposisi warna yang tidak sama.

Pada resistor karbon, kode gelang yang terdapat di badan resistor ada sebanyak 4 buah. Sementara itu, pada resistor berbahan metal film kode warna di badannya ada 5 gelang.

Berdasarkan hal tersebut, tentu terdapat beberapa perbedaan dalam membaca kode warna tersebut. Nah, untuk memudahkan Anda dalam memahami kedua kode tersebut, simaklah rincian kode warnanya berikut ini.

Baca Juga:  Pengertian Optocoupler: Jenis, Prinsip Kerja Serta Aplikasinya

1. Resistor 1 Ohm 4 Gelang Warna

Untuk resistor yang mempunyai gelang warna berjumlah 4, kombinasi warna dari resistor tersebut adalah sebagai berikut:

  • Gelang 1 = Cokelat
  • Gelang 2 = Hitam
  • Gelang 3 = Emas
  • Gelang 4 = Emas

2. Resistor 1 Ohm 5 Gelang Warna

Untuk resistor 1 Ohm yang mempunyai gelang warna berjumlah 5, kombinasi kode warnanya adalah sebagai berikut:

  • Gelang 1 = Cokelat
  • Gelang 2 = Hitam
  • Gelang 3 = Hitam
  • Gelang 4 = Perak
  • Gelang 5 = Cokelat

Jenis Resistor 1 Ohm

Telah dijelaskan sebelumnya, resistor 1 Ohm ini mempunyai dua macam jenis bahan pembuatannya, yakni resistor karbon dan juga metal film. Jenis bahan karbon umumnya digunakan untuk kebutuhan berbagai proyek elektronika.

Ciri utama dari resistor berbahan karbon ini adalah mempunyai 4 gelang warna di badannya. Sementara itu, untuk resistor yang mempunyai bahan metal film dikenal punya nilai toleransi rendah dengan noise yang tinggi.

Resistor metal film 1 ohm ini umumnya dipakai pada rangkaian pembangkit frekuensi radio. Hal tersebut karena stabilitas yang dimiliki oleh resistor berbahan metal film ini dinilai lebih baik.

Sementara untuk daya yang dimiliki resistor ini umumnya berada di angka 0,25 watt sampai dengan 2 watt. Lalu, untuk harga jual dari resistor tersebut saat ini adalah mulai dari 300 rupiah sampai dengan 1000 rupiah per pcs.

Fungsi Resistor 1 Ohm

Pada dasarnya, fungsi dari resistor r 1 Ohm ini ada banyak sekali. Namun, fungsi utama dari resistor tersebut adalah untuk menjadi pembatas arus yang masuk ke dalam sirkuit atau rangkaian elektronika.

Adanya resistor yang membatasi arus pada rangkaian ini dapat mencegah terjadinya arus listrik yang over. Seperti diketahui, kondisi over arus listrik tersebut dapat membuat masalah atau bahkan kerusakan pada rangkaian.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melihat beberapa fungsi dari resistor 1 ohm seperti berikut ini:

  • Untuk membatasi arus listrik di dalam rangkaian
  • Membatasi arus emitor transistor
  • Digunakan pada rangkaian radio
  • Digunakan pada rangkaian power amplifier
  • Berfungsi menurunkan tegangan.
Baca Juga:  Kode Remote TV Unisat Terbaru dan Cara Menggunakannya

Selain beberapa fungsi yang telah disebutkan di atas, pastinya masih terdapat fungsi lain yang dimiliki oleh 1 Ohm resistor. Namun, contoh fungsi pada penjelasan di atas adalah yang paling umum digunakan.

Datasheet Resistor 1 Ohm

Setelah mengikuti pembahasan tentang warna resistor 1Ohm dan berbagai macam fungsinya, akan lebih mudah untuk memahami informasi tersebut dalam bentuk data sheet. Nah, berikut ini adalah data sheet untuk resistor 1 Ohm.

  • Nilai hambatan : 1 Ohm
  • Peringkat daya : 0.25 watt
  • Toleransi : 1 % metal film, 5% karbon
  • Jenis : metal film, karbon
  • Suhu kerja : -55 – 150° C
  • Koefisien suhu : 100ppm/ ° C
  • Polaritas : non polar

Dengan melihat pada data sheet di atas, Anda tentu dapat memahami informasi dari resistor 1Ohm dengan lebih mudah. Bisa dilihat bahwa di data sheet tersebut menunjukkan besaran nilai hambatan sampai dengan polaritas resistor.

Seperti itulah penjelasan tentang kombinasi warna resistor 1 Ohm yang dapat Anda jadikan pedoman. Mengetahui kombinasi warna tersebut akan membuat Anda lebih mudah dalam membaca informasi pada resistor hambatan 1 ohm.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment