Komponen Televisi Beserta Sejarah dan Fungsinya

Kamu perlu mengetahui sejarah dan komponen televisi. Setiap komponen televisi memiliki fungsinya masing-masing. Seperti yang diketahui televisi menjadi alat elektronik yang sangat menghibur dan sebagai sarana informasi.

Maka tidak ada salahnya, kamu perlu mengetahui lebih rinci mengenai perangkat televisi, mulai dari sejarah awal televisi muncul, fungsi perangkat tersebut apa, hingga komponen yang ada pada televisi. Bagi kamu yang penasaran dengan pembahasan televisi kali ini, simak uraian berikut.

Sejarah Televisi

Televisi berasal dari istilah bahasa Yunani, yaitu tele artinya jauh dan juga visi artinya gambar. Dapat dikatakan bahwa televisi adalah perangkat yang menyajikan tampilan visual dalam bentuk gambar bergerak yang memiliki warna dan suara, serta disiarkan dari jarak yang jauh. Untuk menampilkan gambar pada layar televisi, dibutuhkan alat lain untuk menangkap sinyal.

Perangkat yang satu ini memiliki sejarah dan proses yang cukup panjang. Televisi ditemukan pertama kali pada tahun 1831 oleh ilmuwan Michael Faraday dan Joseph Henry dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Televisi pertama yang ditemukan adalah televisi mekanik oleh pria berkebangsaan Skotlandia, John Logie Baird pada tahun 1927. Pada tahun ini, Logie berhasil mengirimkan suara dan gambar dengan jarak yang cukup jauh menggunakan kabel telepon yang berjarak sekitar 643 km.

Setelah ditemukannya televisi mekanik, perkembangan teknologi semakin berkembang, sehingga televisi elektronik akhirnya ditemukan oleh Philo Farnsworth dan berhasil disiarkan pada 7 September 1927. Farnsworth beranggapan bahwa televisi mekanik memiliki banyak kekurangan dan berkualitas kurang baik.

Seperti yang diketahui, televisi semula hanya menyiarkan tampilan gambar hitam dan putih, kemudian berubah menjadi televisi berwarna yang kamu kenal saat ini. Ternyata, televisi tidak berhenti mengalami perkembangan, sekarang di zaman modern televisi berkembang menjadi TV digital.

Baca Juga:  Solar Sel: Pengertian, Konstruksi, Cara Kerja Serta Jenisnya

TV Analog: Pengertian, Bagian-bagian, dan Sistem TV Analog

Fungsi Televisi

Tahukah kamu sebenarnya kemunculan televisi, mulai dari televisi mekanik hingga ke TV digital memiliki fungsi dan kegunaan bagi para penikmatnya. Berikut ini fungsi dari televisi yang perlu kamu ketahui.

Media Informasi dan Edukasi

Sebagai alat elektronik yang populer hingga sekarang, televisi dapat digunakan sebagai media menyalurkan informasi. Kamu akan mengetahui beragam informasi dari berbagai penjuru dunia. Sehingga kamu akan mengetahui kondisi masyarakat dari negara kamu sendiri maupun kehidupan sosial di suatu negara tertentu. Tidak hanya itu, televisi juga dapat dijadikan media pengawasan saat terjadi kejadian atau musibah yang tidak menyenangkan.

Selain itu, televisi juga berfungsi sebagai media edukasi, pasalnya tayangan yang disiarkan di televisi, baik mengenai kondisi masyarakat di negara sendiri dan kehidupan di negara luar akan mengedukasi kamu dengan informasi-informasi baru yang ditemukan.

Media Hiburan

Tidak hanya sebagai media informasi dan edukasi, tentu saja televisi dapat dijadikan media hiburan yang menyenangkan. Pada saat kamu menonton, kamu dapat melihat berbagai hiburan, seperti sinema elektronik, acara musik, acara kuis, acara talk show, hingga animasi untuk anak-anak. Jadi televisi sangat cocok sebagai sarana hiburan yang menyenangkan untuk dinikmati di waktu luang.

Komponen-Komponen Televisi beserta Fungsinya

Tahukah kamu bahwa di dalam televisi terdapat komponen-komponen yang cukup banyak? Komponen yang ada pada televisi menjadi perangkat yang sangat penting agar televisi dapat berjalan dan bekerja dengan baik. Berikut ini beberapa komponen-komponen televisi yang perlu kamu tahu.

Power Supply

Power Supply

Komponen televisi yang menjadi salah satu bagian terpenting adalah power supply atau catu daya. Perangkat ini berfungsi menjadi suplay tegangan pada sebuah perangkat elektronik. Pada perangkat elektronik televisi, catu daya ini memiliki kegunaan untuk mengeluarkan tegangan dengan mengandalkan dioda yang dibutuhkan oleh flyback.

Baca Juga:  Penyebab Kulkas Tidak Bunyi dan Cara Mengatasinya

Jadi, catu daya ini mampu mengubah arus AC menjadi arus DC dan kemudian akan mendistribusikan ke semua rangkaian. Cara kerja power supply adalah dengan membagi tegangan tinggi yang dimilikinya menggunakan trafo coper.

Flyback

Komponen pada televisi yang penting adalah flyback. Selain power supply, komponen flyback juga berguna sebagai pembangkit tegangan yang sangat tinggi. Selain itu, flyback juga berfungsi untuk menyuplai beberapa tegangan lain yang kemudian akan diteruskan ke tabung anoda.

Komponen utama ini memiliki tiga buah kabel, yaitu kabel dengan kop yang berguna untuk menyalurkan tegangan 25 KV, kabel fokus berfungsi untuk tegangan 3000 V, dan kabel screen yang memiliki fungsi untuk menyalurkan tegangan 500 V.

Turner

Komponen yang perlu kamu ketahui adalah komponen turner, komponen ini berfungsi untuk menangkap sinyal suara dan gambar yang berasal dari pemancar. Jadi turner mempunyai kegunaan sebagai penerima sinyal yang masuk pada gelombang televisi melalui antena, kemudian mengubahnya ke bentuk sinyal frekuensi.

Komponen turner terdiri dari tiga komponen lain, yaitu osilator vertikal dan horizontal yang berguna untuk pembangkit frekuensi, RF yang berfungsi sebagai penangkap sinyal gambar dan suara, serta mixer digunakan sebagai penghasil frekuensi baru yang kemudian diteruskan ke penguat video.

Memory dan Program

Komponen yang satu ini berfungsi untuk mengendalikan semua program yang ada pada perangkat elektronik televisi. Program-program yang dimaksud seperti setting, brightness, channel, kontras, hingga warna. Dengan komponen memory dan program, televisi akan mampu mengatur, mengelola, dan mengendalikan semua data dan program yang ada pada perangkat televisi.

AGC dan ABL

Komponen lain yang ada pada perangkat elektronik televisi adalah ACL atau automatic gain control dan ABL atau automatic brightness level. ACL memiliki fungsi untuk menguatkan input yang dilakukan secara otomatis. Komponen ini juga berguna untuk menstabilkan input-input sinyal televisi yang kemungkinan sering berubah-ubah.

Baca Juga:  Ukuran TV 55 Inch Berapa Cm? Berikut Ulasannya Lengkap

Sedangkan ABL atau automatic brightness level berfungsi untuk mengontrol pengaturan cahaya pada televisi secara otomatis. Jadi komponen ini memiliki kegunaan untuk melindungi rangkaian-rangkaian bermuatan tinggi dari kuatnya cahaya yang terdapat pada layar televisi.

Penguat Video

Komponen yang satu ini berfungsi untuk menguatkan tampilan video. Pada komponen ini, terdapat tiga bagian utama, yaitu detektor video, driver video, dan IF video. Detektor video ini berfungsi untuk mendeteksi sinyal video komposit dan meredam sinyal pengganggu secara keseluruhan.

Jadi apabila ada sinyal asing yang masuk dan menyebabkan kualitas gambar memburuk, maka detektor video dapat meredam sinyal asing tersebut. Sementara itu, fungsi IF video adalah untuk menampilkan gambar.

Defleksi

Komponen defleksi disebut juga dengan komponen yoge, komponen yang terbuat dari kawat tembaga ini berfungsi sebagai pembuka layar, baik untuk membuka layar televisi secara vertikal maupun membuka layar televisi secara horizontal. Defleksi ini memiliki empat blok rangkaian, yaitu rangkaian defleksi horizontal, rangkaian defleksi vertikal, sinkronisasi, dan pembangkit tegangan yang tinggi.

Bagaimana penjelasan mengenai sejarah televisi, fungsi dari televisi, dan komponen televisi? Sebenarnya, masih banyak komponen yang belum dijelaskan, namun ketujuh komponen yang disebutkan merupakan bagian terpenting dari perangkat elektronik ini. Semoga uraian di atas dapat bermanfaat dan menjadikan kamu lebih memahami tentang televisi.

Bagikan Postingan:

Leave a Comment